Minggu, 17 April 2011

tugas 3 >> TOU2



tugas nilai kepuasan ..

tugas 4 >> TOU2

ONGKOS
BIAYA PRODUKSI JK.PENDEK
Dik :

TK Q FC VC
1 1 200 50
2 2 200 100
3 3 200 130
4 4 200 52
5 5 200 183
6 6 200 244
7 7 200 339
8 8 200 496


1. ^. TOTAL COST /TC , BIAYA TETAP /FC & BIAYA TIDAK TETAP /VARIABEL COST /VC

Total Cost (ongkos total ) adalah penjumlahan antara ongkos total tetap dengan ongkos total variabel.
- TC = FC + VC

TK Q FC VC TC
1 1 200 50 250
2 2 200 100 300
3 3 200 130 330
4 4 200 52 252
5 5 200 183 383
6 6 200 244 444
7 7 200 339 539
8 8 200 496 696



2. BIAYA RATA2
- AC = TC / Q

TK Q FC VC TC AC
1 1 200 50 250 250
2 2 200 100 300 150
3 3 200 130 330 110
4 4 200 52 252 63
5 5 200 183 383 76,6
6 6 200 244 444 74
7 7 200 339 539 77
8 8 200 496 696 87


3. ^. BIAYA MARJINAL /MARGINAL COST/MC  +AN BIAYA KARENA MENAMBAH PRODUKSI SEBANYAK 1 UNIT OUTPUT
PERUBAHAN OUTPUT  ∂Q
MC = ∂TC
∂Q
 Marginal Cost (ongkos marginal) adalah tambahan atau berkurangnya ongkos total karena bertambahnya atau berkurangnya satu unit output.MC = ∆TC / ∆Q = ∆TVC / ∆Q


TK Q FC VC TC AC MC
1 1 200 50 250 250
2 2 200 100 300 150 50
3 3 200 130 330 110 30
4 4 200 52 252 63 72
5 5 200 183 383 76,6 131
6 6 200 244 444 74 61
7 7 200 339 539 77 95
8 8 200 496 696 87 157


- Penjelasan diatas dapat dianalisa sebagai berikut,Total Cost TC = FC + VC
Jadi Total Cost secara keseluruhan adalah 3194

- Dengan biaya rata-ratanya AC = TC / Q total hasil secara keseluruhan 887,6
- Biaya Marginal(Marginal Cost) + Biaya karena menambah produksi sebanyak 1 unit outputnya dengan perubahan output ∂Q . total secara keseluruhanya 596



PENERIMAAN
LABA / PROFIT/keuntungan :
- KOMPENSASI ATAS RESIKO YG DITANGGUNG PERUSAHAAN
– NILAI PENERIMAAN TOTAL PERUSAHAAN DIKURANGI BIAYA TOTAL yg DIKELUARKAN PERUSAHAAN
semakin besar resiko laba diperoleh harus besar dan sebaliknya.
π = TR – TC
π = Laba /profit , pendapatan total = TR ( TOTAL REVENUE ) & biaya total = TC
π > 0 LABA dimana TR > TC
KETERANGAN :
PENDEKATAN TOTALITAS / TOTALITY APPROACHmembandingkan pendapatan total/TR dan biaya total/TC
TR = Q x P/output
P = price
TC = FC + VC

Dik :

TK Q P
1 1 200
2 2 185
3 3 163
4 4 146
5 5 133
6 6 121
7 7 106
8 8 92


4. TR = Q x P/output &

Total Revenue (TR) adalah penerimaan total dari hasil penjualan output.TR = P*Qdimana : P = Price / HargaQ = Quantity / Jumlah Barang


TK Q P TR
1 1 200 200
2 2 185 370
3 3 163 489
4 4 146 584
5 5 133 665
6 6 121 726
7 7 106 742
8 8 92 736



- TC = FC + VC


TK Q FC VC TC
1 1 200 50 250
2 2 200 100 300
3 3 200 130 330
4 4 200 52 252
5 5 200 183 383
6 6 200 244 444
7 7 200 339 539
8 8 200 496 696


Penjelasan diatas dapat dianalisa sebagai berikut pendekatan totalitas dengan membandingkan pendapatan total/TR dan biaya total/TC

- Total Revenue TR = Q x P/output Jadi Total Revenue secara keseluruhan adalah 4512
- Total Cost TC = FC + VC Jadi Total Cost secara keseluruhan adalah 3194



5. π = TR – TC

Perhitungan laba dilakukan dengan membandingkan biaya marginal (MC) dan pendapatan marginal (MR). Laba maksimum akan tercapai pada saat MR = MC.
π = TR – TC
Laba maksimum tercapai bila turunan pertama fungsi π(δ π /δQ) sama dengan nol dan nilainya sama dengan nilai turunan pertama TR (δTR/ δQ atau MR) dikurangi nilai turunan pertama TC (δTC/ δQ atau MC). Sehingga MR – MC = 0. Dengan demikian, perusahaan akan memperoleh laba maksimum (atau kerugian minimum) bila ia berproduksi pada tingkat output di mana MR = MC.


TK Q P TR TC π
1 1 200 200 250 -50
2 2 185 370 300 70
3 3 163 489 330 159
4 4 146 584 252 332
5 5 133 665 383 282
6 6 121 726 444 282
7 7 106 742 539 203
8 8 92 736 696 40


Penjelasan diatas dapat dianalisa sebagai berikut LABA / PROFIT/keuntungan :
- KOMPENSASI ATAS RESIKO YG DITANGGUNG PERUSAHAAN
– NILAI PENERIMAAN TOTAL PERUSAHAAN DIKURANGI BIAYA TOTAL yg DIKELUARKAN PERUSAHAAN
semakin besar resiko laba diperoleh harus besar dan sebaliknya.
π = TR – TC
π = Laba /profit , pendapatan total = TR ( TOTAL REVENUE ) & biaya total = TC

jadi total secara keseluruhan dari π adalah 1318


Tabel macam-macam biaya dengan penerimaan laba :

TK Q P TR TC AC MC π
1 1 200 200 250 250 -50
2 2 185 370 300 150 50 70
3 3 163 489 330 110 30 159
4 4 146 584 252 63 72 332
5 5 133 665 383 76,6 131 282
6 6 121 726 444 74 61 282
7 7 106 742 539 77 95 203
8 8 92 736 696 87 157 40

soal e-bisnis

E-Bisnis

Soal PG
1. Berikut ini yang merupakan manfaat e-bisnis bagi organisasi
a. Transaksi lebih luas c. Adanya penipuan
b. Memperluas pasar * d. Pengiriman lebih cepat

2. Apa kepanjangan dari EAI
a. Education Aplication Interface c. Education Aplication Intergration
b. Enterprise Aplication Intergration * d. Enterprise Aplication Interface

3. Subsistem yang mencakup kegiatan produksi ialah
a. Sistem Pemasaran c. Sistem Akuntasi
b. Sistem Manufacturing * d. Sistem Keuangan

4. Apa keuntungan EAI
a. Memerlukan tenaga professional
b. Memudahkan pengembangan kegiatan perusahaan *
c. Biaya yang terlalu mahal
d. Memerlukan waktu lama

5. Apa kekurangan EAI
a. Mengakses sistem informasi secara realtime
b. Biaya terlalu tinggi *
c. Memudahkan pengembangan kegiatan perusahaan
d. Meningkatkan organisasi dan proses bisnis yang mendukung

6. Yang tidak mempengaruhi sistem pemasaran
a. Produk c. Promosi
b. Keuangan * d. Tempat

7. Manfaat E-Bisnis bagi organisasi, kecuali
a. Meningkatkan produktivitas c. Memperluas pasar
b. Banyaknya kompetitor * d. Menekan biaya telekomunikasi

8. Bentuk sistem informasi yang berfungsi merekam semua aktivitas/kejadian di dalam perusahaan meliputi mencatat data, memproses data dan menghasilkan informasi baku atau standart disebut
a. Cross-functional Enterprise Sistem c. Enterprise Aplication Integration
b. Transaction Processing Systems * d. Enterprise Collaboration System

9. Sistem informasi yang melintas batas berbagai area fungsional suatu bisnis agar dapat mengintegrasikan serta mengotomatisasikan proses bisnis disebut
a. Enterprise Aplication Integration c. Transaction Processing Systems
b. Cross-functional Enterprise Sistem * d. Enterprise Collaboration System

10. Manfaat E-Bisnis bagi konsumen, kecuali
a. Memungkinkan berbisnis dari rumah
b. Memperluas pasar *
c. Memperoleh layanan yang mudah untuk diwujudkan
d. Beberapa barang bisa dijual lebih murah

soal sistem informasi bisnis

1. Syarat apa yang harus ada agar suatu bisnis dapat di nyatakan sah ?
a. Ada pengatur dan fasilitas bisnis
b. Ada pemegang otoritas yang melakukan settlement bahwa transaksi sudah selesai dan diterima oleh penjual dan pembeli *
c. Tidak ada nya hak cipta untuk barang yang diperjual belikan
d. Harus memiliki komunitas

2. Komponen apa saja yang ada dalam sistem informasi bisnis ?
a. Pemasok dan manufaktur
b. Pelanggan, perantara, pemilik web
c. Komunitas, asosiasi, lembaga keuangan
d. Teknologi , aplikasi, pengembangan, manajemen *

3. Faktor-faktor dalam e-bussines kecuali ..
a. Komunitas
b. Kontennt
c. Pemasok dan manufaktur *
d. Kenyamanan

4. Strategi e-bussines mencangkup kebijakan antara lain, kecuali ...
a. Pelanggan
b. Komunitas web
c. Lembaga keuangan
d. Komersial*

5. Dibawah ini salah satu tipe sistem informasi,yaitu.....
a. Transaction processing system *
b. Unit information system
c. Proses bisnis
d. a dan b benar

6. Dalam menghitung pembayaran karyawan, pajak dan potongan gaji lainnya termasuk aktivitas sistem informasi...
a. Pemrosesan data menjadi informasi *
b. Penyimpanan data menjadi informasi
c. Input sumber daya data
d. Jawaban A dan B salah

7. Manakah yang bener dari pernyataan berikut :
a. E-bussiness merupakan sub bagian pembahasan dari e-commerce
b. E-commerce merupakan sub bagian pembahasan dari e-bussines *
c. Jawaban A dan B salah
d. Jawaban A dan B benar

8. Kelemahan dari melakukan pembelian produk atau jasa melalui web atau yang dikenal sebagai e-bussines adalah sebagai berikut :
a. Kita tidak tahu barang atau jasa yang dibeli kualitas nya sama seperti tercantum pada web atau tidak *
b. Cara transaksi rumit
c. Harga tidak mencerminkan kualitas barang
d. Barang yang dibeli tidak dapat dikembalikan

9. A pa keuntungan menggunakan SIB ?
a. Lebih mudah dan praktis *
b. Praktis dan membingungkan
c. Susah dan membingungkan
d. Semua benar

10. Apa kekurangan SIB ?
a. Butuh pemahaman yang mendalam dalam menggunakan komputer dengan baik*
b. Butuh biaya
c. Mudah dan praktis
d. Semua benar

menghitung luas segitiga

Menghitung luas segitiga

integer a,al,ti

real ls

write (*,'(24(/))')

write(*,'(a)')'------------------------'

write(*,'(a)')'Menghitung Luas Segitiga'

write(*,'(a)')'------------------------'

write(*,'(a,\)')'Input alas segitiga : '

read(*,'(I2)')al

write(*,'(a,\)')'Input tinggi segitiga : '

read(*,'(I2)')ti

ls = ( al * ti ) / 2

write(*,*)' '

write(*,'(a,F6.2)')'Luas segitiga adalah :',ls

stop

end



Penjumlahan matriks

integer x(5,5),y(5,5),z(5,5),a,b,c,d,e,f,g,h,i,j

WRITE (*,'(24(/))')

a = 2

write(*,'(a)')'---------------------------------'

write(*,'(a)')'Menentukan nilai elemen matriks I'

write(*,'(a)')'---------------------------------'

DO 10 c=1,a

DO 20 d=1,a

write(*,'(a,I1,a,I1,a,\)')'[',c,'][',d,'] = '

read(*,'(I2)')x(c,d)

20 CONTINUE

10 CONTINUE

write(*,'(a,/)')' '

write(*,'(a)')'----------------------------------'

write(*,'(a)')'Menentukan nilai elemen matriks II'

write(*,'(a)')'----------------------------------'

DO 30 g=1,a

DO 40 h=1,a

write(*,'(a,I1,a,I1,a,\)')'[',g,'][',h,'] = '

read(*,'(I2)')y(g,h)

40 CONTINUE

30 CONTINUE

WRITE (*,'(24(/))')

write(*,'(a)')'---------'

write(*,'(a)')'Matriks I'

write(*,'(a)')'---------'

DO 50 c=1,a

DO 60 d=1,a

write(*,'(I2,a,\)')x(c,d),' '

60 CONTINUE

write(*,*)' '

50 CONTINUE

write(*,'(a,/)')' '

write(*,'(a)')'----------'

write(*,'(a)')'Matriks II'

write(*,'(a)')'----------'

DO 70 g=1,a

DO 80 h=1,a

write(*,'(I2,a,\)')y(g,h),' '

80 CONTINUE

write(*,*)' '

70 CONTINUE

write(*,'(a,/)')' '

write(*,'(a)')'-----------------'

write(*,'(a)')'Hasil Penjumlahan'

write(*,'(a)')'-----------------'

DO 90 i=1,a

DO 100 j=1,a

z(i,j)=(x(i,j)+y(i,j))

100 CONTINUE

90 CONTINUE

DO 110 i=1,a

DO 120 j=1,a

write(*,'(I3,a,\)')z(i,j),' '

120 CONTINUE

write(*,*)' '

110 CONTINUE

stop

end

soal hardware dan software

1.) Software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web merupakan pengertian dari…

a. Software System.

b. Hardware System.

c. Operating System.*

d. Brainware System.





2.)Bahasa pemrograman generasi ketiga yang mempunyai fungsi menyelesaikan masalah-masalah yang berhubungan dengan kegiatan bisnis adalah…

a. Basic.

b. Cobol.*

c. C++.

d. Pascal.



3.)Di bawah ini yang bukan jenis perangkat lunak word processing adalah…

a. Microsoft Word

b. Open Office Writer

c. Extra word processing *

d. Star Office Writer



4.)Bahasa komputer yang sudah dimengerti oleh manusia yaitu …

a. Bahasa Mesin

b. Bahasa Tingkat Rendah

c. Bahasa Tingkat Menengah

d. Bahasa Tingkat Tinggi *

5.)Hardware adalah…….

a.perangkat lunak

b.perangkat keras*

c.perangkat standart

d.perangkat extra



6.)Software adalah…..

a.perangkat keras

b.perangkat standart

c.perangkat lunak *

d.perangkat extra



7.)Di bawah ini yang merupakan contoh software progamming adalah

a.basic.*

b.winamp

c.idm

d.avira



8.)Di bawah ini yang merupakan contoh hardware adalah

a.monitor*

b.basic

c.pascal

d.c++



9.) Komputer generasi pertama adalah …

a.VLSIC

b.Vaccum tube *

c.IBM 5100

d. Grid compass



10.) Ketiga elemen tersebut saling berhubungan dan membentuk satu kesatuan…

a.Hardware,software,aplikasi

b.Software,aplikasi,jaringan

c.Hardware,Software,Brainware*

d. Brainware,jaringan,browser

soal-soal penting nya TI

Soal

1. Yang termasuk tekanan kompetitif antar perusahaan menurut Michael Porter kecuali

A. Persaingan dari para pesaing dalam industri

B. ancaman pemain baru dalam industry Dan pasarnya

C. Daya beli pelanggan *

D. Daya tawar pemasok



2. Strategi dasar penggunaan teknologi informasi dalam bisnis kecuali

A. Strategi manajemen *

B. Strategi kepemimpinan dalam biaya

C. Strategi diferensiasi

D. Strategi pertumbuhan



3. Yang termasuk strategi diferensiasi

A. Membuat produk Dan kasa baru yang memasukkan berbagai komponen TI

B. Mengembangkan pasar baru

C. Menggunakan berbagai fitur TI untuk memfokuskan Diri pada pangsa pasar yang dipilih *

D. menggunakan TI untuk perluasan pasar



4. Strategi kompetitif lainnya kecuali

A. Locking in customers and suppliers

B. Switching cost

C. Meminimalkan halangan masuk

D. Mendorong investasi dalam TI



5. Strategi perusahaan virtual kecuali

A. Sailing berbagi infrastruktur Dan resiko dengan mitra aliansi

B. Menghubungkan kompetensi inti yang sailing melengkapi

C. Meningkatkan fasilitas

D. Bermigrasi Dari me jual solusi ke menjual produk*



6. Yang termasuk strategi inovasi

A. Menggunakan TI untuk mengelola perluasan bisnis secara regional dan global

B. Menggunakan TI untuk mendiversifikasikan Serra mengintregasikan produk Dan jasa lainnya

C. Membuat produk dan kasa baru yang memasukkan berbagai component TI *

D. Menggunakan TI untuk membuat organisasi virtual



7. Apa yang dimaksud switching Cost??

A. Membuat pelanggan atau pemasok tergantung pada penggunaan Atas SI anar perusahaan *

B. membangun hubungan baru yang bernilai dengan pelanggan Dan pemasok

C. Meningkatkan jumlah investasi

D. Mengembangkan berbagai produk Dan jasa baru



8. Apa yang dimaksud dengan locking in customers and suppliers?

A. Membuat pelanggan atau pemasok tergantung pada penggunaan Atas SI anar perusahaan

B. membangun hubungan baru yang bernilai dengan pelanggan Dan pemasok *

C. Meningkatkan jumlah investasi

D. Mengembangkan berbagai produk Dan jasa baru



9. Apa yang dimaksud dengan barries to entry?

A. Membuat pelanggan atau pemasok tergantung pada penggunaan Atas SI anar perusahaan

B. membangun hubungan baru yang bernilai dengan pelanggan Dan pemasok

C. Meningkatkan jumlah investasi atau Keri Iran teknologi*

D. Mengembangkan berbagai produk Dan jasa baru



10. yang perlu diperhatikan Dari penggunaan jasa TI kecuali

A. Surveillance

B. Environment*

C. Cultural transmission

D. Correlation

program dan logika membuat menu

#include
#include
 Untuk jenis coding yang digunakan
char npm[10][20],nama[30][20],kelas[10][20];
int i,n,pil,y,x;
void main()
{
 Untuk tipe data dan memulai suatu program
clrscr();
 Untuk menghapus layar
menu :
 Untuk menu
cout<<"\n"<>n;
for(i=1;i<=n;i++) { cout<<"\n biodata ke- "<>nama[i];
cout<<"\n masukan kelas anda: ";cin>>kelas[i];
cout<<"\n masukan npm anda: ";cin>>npm[i];
}
goto menu;
}
 Untuk perintah dari pilihan menu 1
case '2' :
{
 Untuk pilhan menu ke 2
clrscr();
 Untuk menghapus layar
cout<<"+==========+==========+==========+"<>npm[n][i];
if(npm[n]==npm[n])
{
cout<<"\n biodata ke- "< cout<<"\n nama: "< cout<<"\n kelas: "< cout<<"\n npm: "< }
else
{
cout<<"maaf data yang anda masukan tidak ada";
}
goto menu;
 Untuk menampilkan menu ke 3
case '4' :
 Untuk pilhan menu ke 4
clrscr();
 Untuk menghapus layar
cout<<"terimakasih anda telah menggunakan program ini";
}
}
 Untuk mencetak jika output nya tidak sesuai

program dan logika segitiga simbol

#include
#include
 Untuk jenis coding yang digunakan
int main()
{
 Untuk permulaan suatu program
char a; int w,x,y,z,bil;
 Bertipe karakter dan variabel yang bertipe integer
clrscr();
 Menghapus atau membersihkan layar
cout<<"masukan angka:";cin>>bil;
 Untuk memasukkan angka yang akan kita input
bil=bil-2;
 Bilangan nya kurang dari 2
for(x=0;x<=bil;x++)  Bilangan nya di tambahkan simbol-simbol ++ { if (x==0) {a='=';}  Jika yang pertama menggunakan simbol = else {a='+';}  Kembali ke simbol + //memulai proses output:  Memulai proses yang akan di jalankan for(z=bil;z>=x;z--)
cout<<" ";  Untuk memasukkan simbol -- for(z=x;z<=x;z++) {  Untuk memasukkan simbol ++ cout<=x;y--)
{
 Untuk memasukkan simbol --
cout<<"*"<<" "; } if (y=x) for (z=y; z>=y; z--)
cout<<"+";
 Untuk memasukkan simbol *, dan jika kembali ke simbol +
else
{
//cout<<"\n"<<"";
 Untuk kembali ke simbol selanjutnya
}
cout<<"\n";
}
if(x=bil-1) {x=bil-1; for (w=1; w<=bil+2; w++) cout<<"= ";}
cout<<" \n ";
 Untuk menambahkan simbol-simbol yang akan di input
getch();return(0);
}
 Untuk kembali dan mengakhiri program

Lalu running dengan ctrl+9, maka akan muncul seperti gambar dibawah ini :
Contoh nya kita masukkan angka 11.
Variabel, simbol-simbol dan angka output nya bisa kita ganti sendiri.

sistem informasi bisnis

KATA PENGANTAR



Istilah TI ( Teknologi Informasi ) atau IT ( Information Technology ) yang populer saat ini adalah bagian dari mata rantai panjang dari perkembangan istilah dalam dunia SI ( Sistem Informasi ) atau IS ( Information System ). Istilah TI memang lebih merujuk pada teknologi yang digunakan dalam menyampaikan maupun mengolah informasi, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri. Pada makalah ini akan dibahas mengenai sistem informasi bisnis yang notabenenya akan sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat yang akan menuju ke sebuah kehidupan modern yang berbasis komputer.

Mahasiswa yang sedang menuntut ilmu pengetahuan di fakultas ilmu komputer. perguruan tinggi, harus mempelajari sistem informasi bisnis agar dapat memahami dengan baik bagaimana sebuah sistem informasi bisnis bekerja dalam kehidupan bermasyarakat dan bagaimana mengimplementasi sebuah sistem informasi dengan baik dikehidupan nyata. Untuk membantu para mahasiswa, kami berusaha menyusun makalah ini dengan sebaik-baiknya.

Penyusun menyadari bahwa baik isi maupun cara penyusunan makalah ini jauh dari sempurna. Juga kemungkinan kesalahan cetak tak dapat dihindarkan. Karena itu, segala saran, tegur sapa, dan kritik membangun sangat penyusun harapkan. Demikianlah, mudah-mudahan makalah ini berguna dan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya.






Penyusun















DAFTAR ISI




Kata pengantar………………………………………..1
Daftar isi ……………………………………………...2
Materi…………………………………………………3
Daftar pustaka………………………………………...13






















DASAR SISTEM INFORMASI BISNIS


1. Konsep dasar sistem informasi bisnis

► Teknologi informasi

Istilah TI ( Teknologi Informasi ) atau IT ( Information Technology ) yang populer saat ini adalah bagian dari mata rantai panjang dari perkembangan istilah dalam dunia SI ( Sistem Informasi ) atau IS ( Information System ). Istilah TI memang lebih merujuk pada teknologi yang digunakan dalam menyampaikan maupun mengolah informasi, namun pada dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri.


TI memang secara nota bene lebih mudah dipahami secara umum sebagai pengolahan informasi yang berbasis pada teknologi komputer yang tengah terus berkembang pesat. Sebuah Sistem TI atau selanjutnya akan disebut STI, pada dasarnya dibangun di atas lima tingkatan dalam sebuah piramida STI. Berurutan dari dasar adalah : konsep dasar, teknologi, aplikasi, pengembangan dan pengelolaan.

► Aturan dasar SI pada Bisnis

Ada tiga aturan vital agar sistem informasi untuk perusahaan bisnis, yaitu:

• Dukungan terhadap proses dan operasi bisnis.

• Dukungan terhadap pengambilan keputusan oleh pegawai dan manajer.

• Dukungan strategi untuk keunggulan bersaing


► Trend Sistem Informasi

♦ Trend yang dominan dalam Sistem Informasi


► Inisiatif dan penanggung jawab tidak lagi dilakukan hanya oleh CIO (Chief Information Officer) sendiri, tapi juga oleh Executive Board;

► Pergeseran peran IS Department dari sebagai Application delivery menjadi System integration dan pengembang infrastruktur;

► Perkembangan internet dan intranet menghasilkan world wide connectivity dan memungkinkan adanya common user interface untuk semua system.


► Perlunya System Integration

► Perkembangan komputerisasi dalam suatu organisasi yang tidak bersamaan dan terpisah-pisah (scattered);

► Hambatan teknologi yang dapat diatasi oleh berbagai alat bantu (tools) yang dapat dijumpai dengan mudah oleh pemakai.


► Aturan E-Business pada Bisnis


♦ Komunikasi

Yang dimaksud dengan komunikasi adalah adanya fasilitas atau media yang memungkinkan terjadinya pertukaran informasi, layanan, transaksi elektronik (pemesanan dan pembayaran secara elektronik) dan perpindahan barang dari penjual ke pembeli. Media komunikasi yang memadai yang bisa mempertemukan pelaku e-Business menjadi syarat utama terselenggaranya.


♦ Komersial (Perdagangan)

Sisi komersial yang disyaratkan pada e-Business adalah adanya sistem untuk melakukan transaksi online mulai dari promosi barang, pemesanan barang, pembayaran dan pengiriman barang. Pembeli barang memesan barang tidak memerlukan melihat barang secara langsung tetapi melalui gambar atau spesifikasi yang tercantum dalam website. Sedangkan untuk pemesanan, sistem shopping online terhubung dengan sistem inventory untuk mengetahui stock barang sehingga barang yang dibeli memang ada. Untuk pembayaran, sistem shopping online harus terhubung dengan otoritas pembayaran misalnya bank atau penyedia kartu kredit agar nilai yang dibayarkan oleh pembeli berasal dari alat pembayaran yang sah dan memiliki nilai yang cukup.


♦ Proses Bisnis

Setiap pelaku e-Business yang ingin melalukan transaksi elektronik dan mendapatkan manfaat semaksimal mungkin dari e-Business harus melakukan optimalisasi proses bisnis internal dengan memanfaatkan teknologi informasi agar aliran informasi, transaksi, maupun lama pengiriman barang menjadi dipersingkat, biaya transaksi menjadi lebih ekonomis jika dibandingkan dengan perdagangan yang dilakukan secara tradisional.


♦ Layanan

Bagi setiap institusi yang menjadi pelaku e-Business, penggunaan teknologi informasi dan internet seharusnya menjadikan layanan ke customer menjadi lebih baik, lebih ekonomis, dan lebih terjangkau. Misalnya, dimensi barang yang ditawarkan beserta spesifikasinya bisa diperiksa lebih seksama sebelum dibeli (diakses melalui website), tidak diperlukan toko secara fisik, dan bisa diakses dari mana saja dengan menggunakan internet. Bahkan dengan sistem informasi, customer bisat dilayani secara khusus dan personal karena data-data aktifitas customer direkam dan bisa dilakukan analisis untuk meningkatkan pelayanan.


♦ Learning

Untuk meningkatkan ”awareness” baik diantara pengguna maupun pelaku e-Business, proses edukasi sangat penting agar semakin banyak anggota masyarakat yang menyadari manfaat dan kelebihan dari transaksi online. Perbedaan dengan transaksi tradisional adalah pembeli dan penjual tidak perlu belajar sebelum melakukan transaksi sedangkan transaksi online karena pengguna maupun pelaku tidak berhadapan dengan manusia tetapi dengan mesin komputer maka diperlukan proses edukasi agar mereka bisa menggunakan fasilitas atau media transaksi dengan lancar.


♦ Kolaborasi

Satu siklus transaksi online antara penjual dan pembeli melibatkan stakeholder lain yang harus berkolaborasi untuk menyelesaikan transaksi tersebut. Pada saat pembayaran maka akan terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan bank atau penyedia kartu kredit untuk menyelesaikan proses pembayaran. Setelah dibayar maka terjadi kolaborasi antara penyedia shopping online dengan gudang, dan jasa pengiriman barang untuk mengantarkan barang sampai ke pembeli. Pihak lain yang juga terlibat adalah pihak asuransi untuk melakukan penjaminan transaksi maupun atas barang yang dikirim. Kolaborasi yang terjadi dalam e-Business.


♦ Komunitas

Dalam dunia maya (world wide web) komunitas merupakan salah satu indikator untuk mengukur aktifitas pengguna. Dalam e-Business, komunitas merupakan media yang cukup penting untuk belajar dan memperbaiki diri secara terus menerus baik dari sisi pelaku maupun pengguna dalam hal produk, layanan, maupun mekanisme transaksi.


Perspektif diatas merupakan dasar dari konsep e-Business yang bisa dikembangkan secara kontemporer dengan mempertimbangkan kondisi saat ini untuk pengembangan di masa depan.


Keuntungan dalam menyiapkan kebijakan e-Business saat ini adalah kita bisa belajar dari kesalahan model bisnis yang terjadi di era tahun 2000 dimana banyak perusahaan dotcom mengalami kebangkrutan sehingga berdampak pada menurunnya ekonomi global pada saat itu.


Untuk meningkatkan kemungkinan sukses dalam e-Business dan mengurangi resiko kegagalan maka langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan identifikasi faktor sukses. Dari pengalaman sebelumnya, sukses faktor paling menentukan adalah kombinasi dari faktor-faktor berikut:


♦ Biaya (cost)

E-Business perlu menjamin terjadinya ’cost efficiency’ melalui efisiensi waktu atau volume penjualan yang lebih besar dengan melakukan optimasi pada proses logistik langsung dari warehouse ke pembeli.


♦ Komersial (commerce)

Memaksimalkan keuntungan (profitabilitas) dilakukan dengan melakukan reengineering seluruh proses bisnis sehingga selain menurunkan biaya operasional juga meningkatkan kepuasan pelanggan dan pada akhirnya menaikkan volume penjualan.


♦ Konten (content)

Informasi tentang produk atau layanan, berita yang selalu up to date, informasi yang berguna misalnya tip, advice, variasi produk atau layanan pendukung yang dibarengi dengan kualitas produk dan layanan yang prima sehingga pelanggan merasa dilayani secara personal merupakan kunci sukses utama.


♦ Komunitas (community)

Komunitas merupakan media tempat pertukaran pengalaman, membentuk interest group sehingga menjadi sarana yang efektif untuk membentuk opini pelanggan, membangun permintaan (generate demand) dan melindungi kepentingan pengguna maupun pelaku. Komunitas merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan retensi pelanggan sehingga biaya untuk mendapatkan pelanggan baru menjadi minimal.


♦ Kenyamanan (convenience)

Kenyamanan dalam melakukan transaksi online merupakan salah satu kunci sukses. Navigasi yang mudah, cepat, dan informatif akan membuat pengguna menyukai cara bertransaksi online. Sedangkan kerumitan nagivasi yang memerlukan beberapa kali clik dan tidak memberikan petunjuk yang mudah dan cepat bisa menyesatkan pengguna dan membuat pengguna tidak kembali lagi.


♦ Konektifitas (connectivity)

Ketersediaan koneksi yang cepat juga merupakan faktor penentu kesuksesan transaksi online. Respon yang cepat dan tidak terputus akan membuat pengguna merasakan manfaat yang nyata dari e-Business.


Dengan ke enam faktor sukses tersebut diharapkan pelaku e-Business bisa mempersiapkan diri dengan secara lebih komprehensif. Untuk mengetahui tingkat kesuksesan pelaku e-Business ukuran yang bisa digunakan adalah penerimaan pengguna (customer acceptance) yang direpresentasikan dengan jumlah customer online, patuh aturan (legal authorities compliance), dukungan dari third parties (supply chain support) dan indikator finansial. Dibawah ini adalah model untuk mengetahui kesuksesan e-Business.


Kebijakan E-Business yang perlu dibuatkan aturan main dan rambu-rambu agar para pelaku e-Business (stakeholders) bermain dalam arena (playing field) yang fair dan semua pihak dilindungi hak dan kewajibannya tanpa mengurangi kemampuannya dalam mengimplementasikan strategi e-Business masing-masing mencakup kebijakan antara lain :


☺ Internal : manajemen dan staf

☺ Pemasok dan manufaktur

☺ Pelanggan (customer)

☺ Perantara (intermediaries)

☺ Lembaga Keuangan

☺ Pemilik Web (Web service provider)

☺ Asosiasi

☺ Komunitas Web


Kebijakan e-Business tidak hanya mengatur/memfasilitasi tindakan pra-transaksi tetapi juga post-transaksi dimana ada 3 hal penting yang harus ditangani antara lain:


♦ Keabsahan transaksi dimana ada pemegang otoritas yang melakukan settlement bahwa transaksi sudah selesai dan diterima oleh penjual dan pembeli


♦ Masalah legal misalnya pelanggaran hak cipta. Diperlukan proses hukum dengan mengacu pada undang-undang yang mengatur hak cipta untuk barang yang diperdagangkan secara elektronis


iii. Gangguan keamanan pada transaksi online misalnya pencurian nomor kartu kredit, fraud, penyalahgunaan user id dan password, dll.


► Tipe Sistem Informasi


Dalam bagian ini kita akan menjelaskan kategori-kategori spesifik dari sistem yang melayani tiap level organisasi. Ada 6 tipe sistem informasi yaitu :


1. Transaction processing systems (TPS) adalah sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan menyimpan transaksi rutin sehari-hari untuk menjalankan bisnis. Sistem ini bekerja pada level operasional. Input pada level ini adalah transaksi dan kejadian. Proses dalam sistem ini meliputi pengurutan data, melihat data, memperbaharui data. Sedangkan outputnya adalah laporan yang detail, daftar lengkap dan ringkasan.


2. Knowledge work systems (KWS) adalah sistem informasi yang membuat dan mengintegrasikan pengetahuan baru ke organisasi.


3. Office Automation Systems (OAS) adalah sistem komputer seperti pengolah kata, e-mail, dan sistem penjadwalan, yang didesain untuk meningkatkan produktifitas dari data workers di organisasi. Nomor 2 dan 3 melayani knowledge level.


4. Management Information Systems adalah sistem informasi pada management-level sebuah organisasi yang melayani fungsi-fungsi perencanaan, pengendalian dan pengambilan keputusan yang dibuat dengan menyediakan ringkasan rutin dan laporan periodik.


5. Decision-support systems (DSS) adalah sistem informasi di management-level sebuah organisasi yang mengkombinasikan data dan model analitis yang rumit untuk mendukung pengambilan keputusan yang terstruktur dan semi terstruktur.


6. Executive support systems (ESS) adalah sistem informasi pada strategic-level sebuah organisasi yang dirancang untuk tujuan pengambilan keputusan yang tidak terstruktur.


► Tantangan manajerial


Bagaimana mengefektifkan dan mengatur dengan baik fungsi dari sumber daya IS dan IT untuk mencapai puncak hasil dan nilai bisnis dalam mendukung strategi-strategi bisnis dari perusahaan. sehingga dalam pencapaiannya dapat dirasa maksimal.



2. Konsep dasar sistem komponen sistem informasi

► komponen pada sebuah sistem informasi

☺ Teknologi,Jaringan komputer adalah sistem dari berbagai komponen pemrosesan informasi yang menggunakan berbagai jenis hardware, software, manajemen data dan teknologi jaringan telekomunikasi.


☺ Aplikasi, Aplikasi bisnis dan perdagangan elektronik melibatkan sistem informasi bisnis yang saling berhubungan satu sama lain.


☺ Pengembangan,Mengembangkan berbagai cara untuk menggunakan teknologi informasi dalam bisnis meliputi pendesainan komponen – komponen dasar sistem informasi.


☺ Manajemen,Mengelola teknologi informasi memiliki penekanan pada kualitas, nilai bisnis yang strategis, dan keamanan sistem informasi organisasi.


► Sumber Daya Sistem Informasi


Sistem informasi terdiri dari 5 sumber daya dasar, yaitu: Manusia, Hardware, Software, Data dan Jaringan. Dibawah ini merupakan contoh Sumber daya sistem informasi dan produknya, meliputi:


1. Sumber daya manusia

☺ Pemakai akhir merupakan orang – orang yang menggunakan sistem informasi atau informasi yang dihasilkan sistem tersebut. Mereka berupa pelanggan, tenaga penjualan, teknisi, staff administrasi, akuntan dan para manajer.

☺ Para pakar merupakan orang – orang yang mengembangkan dan mengoperasikan sistem informasi. Mereka meliputi sistem analis, pembuat software, operator sistem.


2. Sumber daya hardware

☺Dapat digolongkan menjadi: Mesin dan Media.


3. Sumber daya software

☺ Software sistem, seperti program sistem operasi, yang mengendalikan serta mendukung operasi sistem computer.

☺ Software aplikasi, yang memprogram pemrosesan langsung bagi penggunaan tertentu komputer oleh pemakai akhir. Contohnya, program analisis penjualan, program pengolahan kata dan program penggajian.

☺ Prosedur, yang mengoperasikan perintah bagi orang – orang yang akan menggunakan sistem informasi. Contohnya, prosedur entri data, prosedur untuk memperbaiki kesalahan, prosedur pendistribusian cek gaji.


4. Sumber daya data

☺ Termasuk deskripsi produk, catatan pelanggan, file kepegawaian, database persediaan.


5. Sumber daya jaringan meliputi Media komunikasi, pemproses komunikasi, software untuk akses dan pengendalian jaringan.


► Aktivitas sistem informasi


☺ Input sumber daya data

Memindai secara optikal barang – barang dengan pengenal yang menggunakan kode garis.


☺ Pemrosesan data menjadi informasi

Seperti menghitung pembayaran karyawan, pajak dan potongan gaji lainnya.


☺ Output produk informasi

Menghasilkan laporan dan tampilan mengenai kinerja penjualan.Contohnya, seorang manajer penjualan dapat melihat tampilan video untuk memeriksa kinerja seorang tenaga kerja penjualan, menerima pesan suara yang dihasilkan komputer melalui telepon, menerima cetakan dari hasil penjualan bulanan.


☺ Penyimpanan sumber daya data

Penyimpanan adalah komponen sistem dasar sistem informasi. Penyimpanan adalah aktivitas sistem informasi tempat data dan informasi disimpan secara teratur untuk digunakan kemudian.


☺ Pengendalian kinerja sistem

Aktivitas sistem informasi yang penting adalah pengendalian kinerja sistem. Sistem informasi harus menghasilkan umpan balik mengenai aktivitas input, pemrosesan, output, dan penyimpanan. Umpan balik ini harus diawasi dan dievaluasi untuk menetapkan apakah sistem dapat memenuhi standar kinerja yang telah ditetapkan. Kemudian, aktivitas sistem yang tepat harus disesuaikan agar produk informasi yang tepat dihasilkan bagi para pemakai akhir.


► Mengenali sistem informasi


Sebagai praktisi bisnis, harus mampu mengenali komponen dasar sistem informasi. Hal ini berarti harus mampu mengidentifikasi:


• Sumber daya manusia, hardware, software, data dan jaringan yang digunakan.

• Jenis produk informasi yang dihasilkan

• Cara melakukan aktivitas input, output, penyimpanan, dan pengendalian.

Sesungguhnya yang dimaksud dengan sistem informasi tidak harus melibatkan komputer. Sistem informasi yang menggunakan komputer biasa disebut sistem informasi berbasis komputer (Computer-Based Information Systems atau CBIS).

Dalam prakteknya, istilah sistem informasi lebih sering dipakai tanpa embel-embel berbasis komputer walaupun dalam kenyataannya komputer merupakan bagian yang penting. Sistem Informassi (SI) atau Information System (IS) yang menunjukan sistem dapat menghasilkan informasi yang berguna.

Sim dalam bentuk yang lebih kompleks akan melibatkan banyak pemakai dan memerlukan sarana jaringan yg memungkinkan pemakai tersebar berjauhan dapat berbagi informasi.















DAFTAR PUSTAKA



www.ilmukomputer.com
www.wikkipedia.org
search engine by google.com

TUHAN YANG MAHA ESA DAN KETUHANAN

 Keimanan dan Ketaqwaan
Sebagaimana disebutkan dalam beberapa sumber bahwa”agama ada yang bersifat primitif dan ada pula yang dianut oleh masyarakat yang telah meninggalkan fase keprimitifan. Agama yang terdapatdalam masyarakat primitif adalah : dinamisme, animisme, politheisme, henotheisme, monotheisme.
Dinamisme adalah : Kepercayaan pada benda-benda punya kekuatan gaib yang dapat mempengaruhi kehidupan manusia, untuk mendapatkan pengaruh yang baik dari benda-bemda tersebut dilakukanlah perbuatan seperti memakai atau memakan benda tersebut.
Kekuatan gaib tersebut dinamakan mana,tuah, sakti atau keramat.
Seiriring perkembangan kemajuan yang dialami manusia,maka keyakinanpun mengalami perubahan,keyakinan manusia meningkat menjadi Animisme yaitu percaya pada benda hidup atau benda mati punya kekuatan gaib, mendekatinya dengan cara saji-sajian,seperti percaya pada roh nenek moyang.Dari animisme meningkat lagi menjadi Politheisme yaitu percaya pada Tuhan banyak, berarti selain keyakinan diatas ( benda dan roh ),manusia percaya pada adanya Tuhan yang disembah,disini terdapat unsur menyembah,akhirnya berkembang lagi menjadi Henotheisme,yaitu percaya pada satu tuhan,Tuhan untuk satu bangsa.Akhirnya Monotheisme yang merupakan akhir dari proses perkembangan kepercayaan masyarakat primitif dan termasuk masyarakat maju.
Jika diperhatikan lebih lanjut,disinilah posisi agama islam yaitu sebagai agama masyarakat maju.
AQIDAH
Keimanan ( keyakinan ) disebut juga aqidah,aqidah artinya percaya dan yakin dengan sepeuh hati,diucapkan dengan lidah,diwujudkan dengan anggota.
Aqidah Islam disebut dengan aqidah tauhid yaitu meng esakan Allah,meyakini Allah Esa dalam segalahal ( laisa kamitslihi syaiun ),tiada satupun yang menyerupai dengan Dia.
Menurut etimologi atau bahasa aqidah artinya ikatan,sangkutan,karena mengikat atau menjadi sangkutan sesuatu.
Aqidah dalam islam meru pakan fundamen atau landasan tempat berpijaknya suatu perbuatan dan menjadi tolok ukur serta mewarnai setiap perbuatan muslim,berarti dengan aqidah yang benar akan melahirkan perbuatan yang benar.
Secara garis besarnya aqidah terangkum dalam arkaanul iman ( rukun iman yang enam ) :
1. Beriman kepada Allah, berarti yakin dan percaya dengan sepenuh hati akan adanya Allah, Keesaan Nya serta sifat-sifat Nya yang sempurna. Konsekuensi dari pengakuan ini adalah mengikuti petunjuk, tuntutan,bimbingan Allah dan Rasul Nya yang disebutkan dalam Al-Quran dan Al-Hadist Nabi.
Segala sesuatu mengenai Tuhan disebut Ketuhanan. Konsepsi Ketuhanan yang Maha Esa disebut Tauhid. Ilmu yang mempelajari tentang tauhid disebtu ilmu Tauhid ( Ilmu Tentang Kemahaesaan Tuhan ).
2. Keyakinan kepada Malaikat.
Beriman kepada Malaikat berarti yakin ( percaya ) adanya malaikat,diciptakan untuk menyampaikan amanat Allah kepada manusia.
Tugas-tugas Malaikat antara lain :
 Menyampaikan wahyu Allah kepada manusia
 Mengukuhkan hati orang beriman
 Memberi pertolongan kepada manusia
 Membantu perkembangan rohani manusia
 Mendorong manusia untuk berbuat baik
 Mencatat perbuatan manusia
 Melaksanakan hukum Allah
Selain para Malaikat ada makhluk gaib lain ciptaan Allah, yang dimaksud adalah syetan,syetan diciptakan dari api . Malaikat mendorong manusia untuk kebaikan sedangkan syetan adalah menyesatkan manusia.
Kalau ada gerak hati untuk kejahatan itu tandanya bisikan syetan sebaliknya jika ingin berbuat baik itu indikasi bahwa Malaikat berhasil menyampaikan bisikannya kepada manusia bersangkutan.
Gerak hati untuk melakukan perbuatan jahat atau gerak hati untuk berbuat baik didalam diri seseorang ditimbang oleh akal. Akallah yang akan memberikan keputusan. Keputusan akan menimbulkan kehendak ( will ) pada diri manusia bersangkutan. Kehendak itu beba s ( will itu free ) memilih mana yang akan dilakukan.
Menurut ajaran Islam setiap manusia mempunyai kecenderunganuntuk berbuat baik atau berbuat jahat.Kecenderungan berbuat baik dikembangkan oleh malaikat dan kecenderungan berbuat jahat dimanfaatkan oleh syetan dengan berbagai tipu daya.
Itulah sebabnya maka akal manusia yang mempertimbangkan kedua kecenderungan itu perlu diisi dengan iman kepada wahyu yang sengaja diturunkan Allah untuk menjadi pedoman hidup manusia.

 Keyakinan Kepada Kitab-Kitab Suci
Kitab suci memuat wahyu Allah. Perkataan kitab yang berasal dari kata kerja kataba (artinya ia telah menulis )memuat wahyu Allah . Perkataan wahyu berasal dari bahasa Arab :
Al-wahyu bermakna suara,bisikan,isyarat,tulisan dan kitab.
Dalam pengertian umum wahyu adalah firman Allah yang disampaikan Malaikat Jibril kepada para Rasul Nya atau orang yang dipih Nya untuk diteruskan kepada manusia guna dijadikan pegangan hidup.
Al-Quran menyebut beberapa kitab suci misalnya :
 Zabur diturunkan kepada nabi Daud
 Taurat diturunkan kepada nabi Musa
 Injil diturunkan kepada nabi Isa
 Al- Quran diturunkan kepada nabi Muhammad sebagai Rasul Nya
Menurut harfiah,Quran itu berarti bacaan ( Q,s.Al-Qiyamah 75 ayat 17 dan 18 ). Adapun defenisi Al-Quran adalah Kalam Allah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad saw sebagai mu’jizat,membacanya adalah ibadah. Quran tersusun dalam 114 surat dengan 6236 ayat,74437 Kalimat dan 325345 huruf, semuanya adalah wahyu Allah yang diterima nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril.
Permulaan turunnya Al-quran bersamaan dengan dinobatkannya Muhammad sebagai Rasulullah dalam usia 40 tahun sedang berkhalwat di Gua Hira’pada malams senin,17 Ramadhan/ 6 agustus 610 M,Peristiwa ini dinamakan Allah malam al-Qadar”bertepatan dengan terjadinya kontak senjata antara kaum muslimin dengan kaum kafir Quraissy di Badr.
Ayat yang pertama turun 5 ayat dari Surah Al-Alaq:
اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَق
َ الْإِنسَانَ مِنْ عَل
اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ
الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَم
عَلَّمَ الْإِنسَانَ مَا لَمْ يَعْل
Bacalah dengan dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan.Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah.Bacalah dan Tuhanmu yang amat mulia. Yang mengajar ( manusia ) dengan perantaraan kalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.
Ayat terkhir ialah ketika Nabi sedang menunaikan Haji wada di Arafah hari jum’at 9 Dzulhijjah 10 H/bulan maret 632 M yaitu surah Al-Maidah ayat 3 :
Alyauma Akmaltulakum diinakum waatmamtu ‘alaikum ni’mati waradhitulakumul Islamadiina.
“Pada hari ini telah-Ku sempurnakan untukmu agamamu dan telah-Ku cukupkan ni’mat Ku untukmu dan Aku telah ridha Islam menjadiagamamu.”
Delapan puluh satu hari kemudian Nabi wafat ( 12 Rabilul awal th 11 H ( 8 juni 632 M )
Al-Quran diturunkan dalam 2 periode :Mekah dan Medinah. Periode pertama ayat-ayat
yang turun ketika Nabi masih bermukim di Mekah sejak jadi Rasul sampai hijrah ke
Madinah ( 12 th,13 hari,disebut ayat “ Makiyah 86 surah,Madaniyah 28 surah.




Perbedaan ayat Makiyah dengan Madaniyah
Makiyah :
 Ayatnya pendek-pendek
 Jumlah ayatnya 4780 ayat
 Diawali Yaa ayyuhannas
 Hal-hal yang berhubungan dengan tauhid,iman,taqwa,ancaman,pahala,sejarah bangsa-
bangsa dahulu.
Madaniyah :
 Ayatnya panjang-panjang
 6236 ayat
 Yaa ayyuhallazina amanu
 Hukum,kemasyarakatan,kenegaraan,perang,hukum internasional,hukum antar Agama.
Urutan qur’an tidak sebagaimana susunan yang ada sekarang,tetapi ia turun terpencar. Ayat-ayat yang turun ada kalanya karena sesuatu sebab, adakalanya tanpa sebab, inilah yang paling banyak. Setiap turun Rasul memerintahkan mencatat dan menggandengkan dengkan dengan ayat yang ditunjuk oleh beliau sendiri. Mengenai susunan Qur’an dan tertib surah yang ada sekarang adalah menyusul dilakukan oleh Zaidb bin Tsabit sebagai ketua panitia ad-hoo penyusun Mushaf.Dibentuk oleh Khalifah ketiga Usman bin Affan r.a. sebagai kelanjutan usaha yang telah dirintis oleh Khalifah 1 Abu Bakar r.a.bKarena Qur’an yang ada dewasa ini dalam susunan surah atau urutannya adalah dari Hasil usaha kodifikasi Khalifah Usman, maka Qur’an sekarang disebut Mushaf Usmani. Satu ejaan,satu susunan surah surah dan satu bacaan. Prinsip Al-Quran sesudah tauhid ( Keesaan Tuhan ),amar ma’ruf nahi mungkar. Al-Quran diturunkan tidak sekaligus,tetapi sedikit-demi sedikit selama 22 tahun 2 bulan 22 hari.
Isi kandungan Al-Qur’an :
 Aqidah
 Syari’ah ibadah maupun muamalah
 Akhlak dengan semua ruang lingkupnya
 Kisah-kisah umat manusia dimasa lampau
 Berita-berita tentang zaman yang akan datang
 Benih dan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan,dasar-dasar hukum yang berlaku bagi alam semesta termasuk manusia didalamnya.
Keyakinan pada nabi dan Rasul ( Arkaanul Iman ke 4 ) :
Didalam Al-Quran disebut ada 25 rasul yang berkewajiban menyampaikan wahyu yang diterimanya kepada manusia dan menunjukkan cara-cara pelaksanaannya dalam kehidupan manusia sehari-hari. Setelah sekian banyak Rasul yang diutus oleh Allah. Allah mengutus Nabi Muhammad sebagai nabi dan Rasul penutup atau terakhir dan untuk umat manusia dg alasan:
1. Para Rasul sebelum Muhammad hanya terbatas untuk bangsanya/ kaumnya atau daerah tertentu saja.
2. Ajaran Rasul terdahulu terdahulu telah banyak yang hilang ( dihilangkan ) oleh para pemuka agama bersangkutan dan tidak lengkap lagi.
3. Ajaran para Rasul terdahulu bersifat lokal,sementara dan belum menyentuh seluruh aspek kehidupan manusia,jadi perlu disempurnakan dengan ajaran yang universal berlaku untuk seluruh dunia dan eternal yang bersifat abadi firman Allah dalam Al-Quran Qs.Al-Anbiya’:107 :



“Dan tiadalah Kami mengutus engkau ( Muhammad ) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”
Keistimewaan kedudukan Muhammad dalam sejarah umat islam kini diungkapkan dengan jelas oleh para sarjana, diantaranya sarjana non Muslim Amerika (1) PHILIP KURIE HITTI dan (2) MICHAEL HARI seorang sarjana sejarah dan Matematika, Hukum, 100 tokoh manusia yang berpengaruh pada peradaban manusia yang pernah hidup di dunia. Dengan menggunakan beberapa tolok ukur yaitu:
a. Orangnya benar benar hidup di dunia ini
b. Berpengaruh pada generasi masanya, berikutnya, kini dan yang akan datang
c. Prestasinya mempengaruhi keadaan dan peristiwa yang akan terjadi
d. Karyanya merupakan hasil individual, tidak diciptakan bersama orang lain.
MICHAEL HARI mengambil kesimpulan bahwa “MUHAMMAD S.A.W adalah manusia yang paling berpengaruh dalam sejarah peradaban manusia” dengan alasan:
a. Muhammad satu-satunya manusia yang berhasil secara luar biasa dibidang keagamaan dan masalah dunia
b. Berhasil menegakkan satu diantara agama-agama besar di dunia
c. Dalam waktu bersamaan Muhammad menjadi pemimpin politik yang mampu menyatukan masyarakat dalam satu ikatan akidah, keyakinan beriman kepada Allah
d. Dalam waktu yang sama,ia seorang panglima perang yang sangat ahli dalam strategi
Dan taktik yang ulung. Muhammad sangat berpengaruh dalam bidang duniawi maupun dalam bidang ukhrawi.

Nabi Muhammad adalah adalah rasul peneutup ( Khatamin Nabiyyin ). Sejarah hidupnya dari awal hingga akhir jelas dan lengkap,terpelihara dari masa kemasa, Akhlaknya baik terlukiskan dengan kata-kata :
a. Shidiq ( benar )
b. Amanah ( dapat dipercaya )
c. Tabligh ( menyampaikan )
d. Fathanah ( cerdas )
Karena akhlaknya yang mulia,suri tauladan yang diberikannya dalam mengamalkan ajaran Islam menjadi sumber nilai dan norma kedua sesudah wahyu.
Q.s.Al-Ahzab 21 ayat 33 .” Sesungguhnya pada Rasulullah suri tauladan bagi kamu.”
Q.s. Al-Hasyar :7.” Dan karena itu apa yang dibawanya ikutilah, dan apa yang dilarangnya jauhilah ( Q.s.Al-Hasyr : 7 ).
Q.s.Al-Qalam :4 .” Dan sesungguhnya kamu Muhammad memiliki akhlak yang agung.
Suri tauladan yang diberikan Rasul ini disebut As-Sunnah/Al-Hadist,yg
Menjadi pegangan sebagaimana pesan Rasul sa’at terakhir.” Ku tinggalkan pada kalian dua pusaka yang sangat berharga,kalian tidak akan sesat ( sesudahku ) selama-lamanya selama kalian berpegang teguh kepada keduanya yaitu kitab Allah ( Al-Quran dan Sunnah Rasul).
Keyakinan pada Hari Kiamat
Q.s. An-Nisa’ ayat 59 :
Allah berfirman:
:” Yaa ayyuhalladziina aamanuu athii’ullaha wa athii’urrasuula wauulil amri minkum, fain tanaaza’tum fii syai-in farudduuhu ilallaha warrasuuli inkuntum tu- minuuna billahi walyaumil aakhiri, dzalika khairun wa-ahsanu ta-wiila.”
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-(Nya), dan Ulil Amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al-Qur’an) dan Rasul (Sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu adalah lebih utama (bagimu tida dan lebih baik akibatnya. (QS. An-Nisa: 59)
Menurut para ilmuwan alam, suatu sa’at alam ini akan berakhir dan segala sesuatu tidak berjalan sebagaimana perputaran alam menurut ketentuan yang telah ditetapkan. Alam ini akan berputar mengarah pada kerusakan dan kehancuran secara pasti.
Diantara dalil yang paling argumentatif bahwa hari akhir itu hanya Allah yg mengetahui adalah karena tak seorangpun mendahuluinya membahas kerusakan alam dengan satu gambaran sebagaimana agama-agama klasik yang juga tidak membahasnya. Dan Allah tidak menginformasikan tentang hari kiamat kepada para malaikat-Nya yang dekat dan tidak pula kepada Nabi-nabi – Nya.
Hari kiamat dimulai dengan rusaknya alam ini. Setiap manusia yang hidup di alam ini akan mati dan bumi akan diganti, bukan bumi dan langit yang sekaramg ini. Allah yang
Meyakini Qadha dan Qadhar
Menurut Al-Qur’an Qadha berarti :
 Hukum ( An-Nisa’: 65 )
 Perintah ( Al-Isra’ : 23 )
 Memberitakan (Al-Isra : 4 )
 Menghendaki ( Ali Imran : 47 )
 Menjadikan ( Fushilat : 12 )
Qadhar dalam Al-Quran ialah : Suatu peraturan umum yang telah diciptakan Allah untuk menjadi dasar alam ini, dimana terdapat hubungan sebab dan akibat. Telah menjadi sunnatullah yang abadi dimana manusia juga terikat pada sunnatullah itu.
Firman Allah SWT :
“ Sesungguhnya Kami telah menjadikan segala sesuatu menurut qadar ( aturan ).”
( Al-Qamar : 49 )
“Adalah segala utusan Allah itu menurut qadar yang telah ditentukan.” (Al-Ahzab : 38 ).
“ Allah telah menciptakan segala sesuatu,lalu Dia tentukan tkqdirnya ( ketentuannya ).” ( Al-Furqan : 2 ).
Oleh karena itu iman kepada takdir memberikan arti dimana kita wajib mempercayai bahwa segala sesuatu yang terjadi di alam ini, dalam kehidupan dan diri manusia,adalah menurut hukum, berdasarkan suatu undang-undang universal atau kepastian umum atau taqdir.
Orang yang beriman kepada qada dan qadar akan memiliki ciri-ciri sebagai berikut
1. Memiliki sifat khouf (takut) kepada Allah
2. Memiliki sifat raja’ (harap) kepada Allah
3. Beribadah dengan sebaik-baiknya
4. Selalu mengevakuasi dirinya
5. Selalu berpikir dengan sungguh-sungguh terhadap pekerjaan yang dilakukannya
6. Mempersiapkan bekal untuk akhirat

Hubungan antara qada dan qadar
Bagaimanakah hubungan antara qada dan qadar? Marilah kita baca penjelasan berikut ini. Sebelum membahas hubungan antara qada dan qadar, kita perlu mengetahui lebih jelas, apakah qada itu dan apakah qadar itu?
Qada adalah ketetapan atau ketentuan Allah SWT sejak zaman azali (zaman dahulu) atas segala yang akan terjadi pada makhluk-Nya. Ini berarti, sebelum kita terlahir kedunia ini, Allah telah menetapkan berbagai ketentuan bagi diri kita. Hidup, mati, jodoh, dan rezeki kita sudah ditentukan oleh Allah sebelum kita lahir. Setelah kita lahir pun, kita tidak mengetahui ketentuan-ketentuan tersebut.
Qadar adalah ketetapan atau ketentuan Allah swt. Takdir Allah ada dua macam, yaitu takdir mubram dan takdir mualak. Takdir mubram adalah ketentuan Allah swt yang pasti terjadi dan tidak dapat diubah oleh siapapun dengan usaha apapun. Ketentuan tersebut adalah seperti waktu dan tempat meninggalnya seseorang, waktu terjadinya hari kiamat, adanya laki-laki dan perempuan, dan lain-lain. Takdir mualak adalah ketentuan Allah swt yang mungkin dapat diubah dengan jalan berikhtiar, berdoa dan bertawakal. Contoh dari takdir ini adalah jika kita ingin badan kita sehat dan segar, kita haru berusaha memelihara kebersihan dan kesehatan badan kita. Jika kita ingin pintar, kita harus berusaha rajin belajar.
Beriman kepada takdir itu tidak berarti menyerah begitu saja tanpa berikhtiar dan berusaha. Qada tidak boleh dijadikan sebab untuk melakukan kejahatan dan kemaksiatan.
Firman Allah swt dalam Alquran,
اِنَّ ا الّلهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْ مٍ حَتّى يُغَيِّرُ وْا مَا بِاَ نْفُسِهِمْ
Artinya:
Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri (Q.S. Ar-Ra’d: 11)
فَإِذَا عَزَمْتَ فَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُتَوَكِّلِينَ
Artinya:
Apabila kamu telah membulatkan tekad (untuk melakukan sesuatu), maka bertawakallah kepada Allah. Sesungguhnya Allah swt menyukai orang-orang yang bertawakal kepada-Nya
----------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Referensi :
Buku paket Agama Islam Gunadarma
Dll yg terkait

akhlak

KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang dalam kami sampaikan ke hadiran Tuhan Yang Maha Pemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat kami selesaikan sesuai yang diharapkan.Dalam makalah ini kami membahas “Definisi Akhlak dan Macam-Macam Akhlak”, suatu tingkah laku yang dilakukan masyarakat yang menurutnya baik atau buruk. Akhlak bermacam-macam,ada akhlak terpuji dan akhlak tercela.
Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman masalah akhlak yang terpuji dan akhlak tercela yang sangat diperlukan diperhatikan dalam melakukan sesuatu dalam kehidupan sehari-hari, suatu tingkah laku yang dapat menjadikan pribadi yang baik utuk mendapatkan keridhoan Allah SWT.
Dalam proses pendalaman materi akhlak ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kami sampaikan :
• Ibu Retmiarti, selaku dosen mata kuliah “Pendidikan Agama Islam”
• Kedua orang tua kami tercinta
• Rekan-rekan mahasiwa yang telah banyak memberikan masukan untuk makalah ini.

Demikian makalah ini kami buat semoga bermanfaat,

Jakarta ,22 Maret 2011
Penyusun




Pengertian Akhlak

Akhlak dari kata Al-Akhlak, jamak dari Al-khuluq yang artinya kebiasaan, perangai, tabiat dan agama.

Menurut Al Gazali, kata akhlak sering diidentikkan dengan kata kholqun (bentuk lahiriyah) dan Khuluqun (bentuk batiniyah), jika dikaitkan dengan seseorang yang bagus berupa kholqun dan khulqunnya, maka artinya adalah bagus dari bentuk lahiriah dan rohaniyah. Dari dua istilah tersebut dapat kita pahami, bahwa manusia terdiri dari dua susunan jasmaniyah dan batiniyah. Untuk jasmaniyah manusia sering menggunakan istilah kholqun, sedangkan untuk rohaniyah manusia menggunakan istilah khuluqun. Kedua komponen ini memilih gerakan dan bentuk sendiri-sendiri, ada kalanya bentuk jelek (Qobi’ah) dan adakalanya bentuk baik (jamilah). Akhlak yang baik disebut adab. Kata adab juga digunakan dalam arti etiket, yaitu tata cara sopan santun dalam masyarakat guna memelihara hubungan baik antar mereka.

Akhlak disebut juga ilmu tingkah laku / perangai (Imal-Suluh) atau Tahzib al-akhlak (Filsafat akhlak), atau Al-hikmat al-Amaliyyat, atau al-hikmat al- khuluqiyyat. Yang dimaksudkan dengan ilmu tersebut adalah pengetahuan tentang kehinaan-kehinaan jiwa untuk mensucikannya. Dalam bahasa Indonesia akhlak dapat diartikan dengan moral, etika, watak, budi pekertim, tingkah laku, perangai, dan kesusilaan.

Ruang Lingkup Akhlak

a) Akhlak pribadi
Yang paling dekat dengan seseorang itu adalah dirinya sendiri, maka hendaknya seseorang itu menginsyafi dan menyadari dirinya sendiri, karena hanya dengan insyaf dan sadar kepada diri sendirilah, pangkal kesempurnaan akhlak yang utama, budi yang tinggi. Manusia terdiri dari jasmani dan rohani, disamping itu manusia telah mempunyai fitrah sendiri, dengan semuanya itu manusia mempunyai kelebihan dan dimanapun saja manusia mempunyai perbuatan.

b) Akhlak Berkeluarga
Akhlak ini meliputi kewajiban orang tua, anak, dan karib kerabat.
Kewjiban orang tua terhadap anak, dalam islam mengarahkan para orang tua dan pendidik untuk memperhatikan anak-anak secara sempurna, dengan ajaran –ajaran yang bijak, islam telah memerintahkan kepada setiap oarang yang mempunyai tanggung jawab untuk mengarahkan dan mendidik, terutama bapak-bapak dan ibu-ibu untuk memiliki akhlak yang luhur, sikap lemah lembut dan perlakuan kasih sayang. Sehingga anak akan tumbuh secara istiqomah, terdidik untuk berani berdiri sendiri, kemudian merasa bahwa mereka mempunyai harga diri, kehormatan dan kemuliaan.

Seorang anak haruslah mencintai kedua orang tuanya karena mereka lebih berhak dari segala manusia lainya untuk engkau cintai, taati dan hormati. Karena keduanya memelihara,mengasuh, dan mendidik,menyekolahkan engkau, mencintai dengan ikhlas agar engkau menjadi seseorang yang baik, berguna dalam masyarakat, berbahagia dunia dan akhirat. Dan coba ketahuilah bahwa saudaramu laki-laki dan permpuan adalah putera ayah dan ibumu yang juga cinta kepada engkau, menolong ayah dan ibumu dalam mendidikmu, mereka gembira bilamana engkau gembira dan membelamu bilamana perlu. Pamanmu, bibimu dan anak-anaknya mereka sayang kepadamu dan ingin agar engkau selamat dan berbahagia, karena mereka mencintai ayah dan ibumu dan menolong keduanya disetiap keperluan.

c) Akhlak Bermasyarakat
Tetanggamu ikut bersyukur jika orang tuamu bergembira dan ikut susah jika orang tuamu susah, mereka menolong, dan bersam-sama mencari kemanfaatan dan menolak kemudhorotan, orang tuamu cinta dan hormat pada mereka maka wajib atasmu mengikuti ayah dan ibumu, yaitu cinta dan hormat pada tetangga.

Pendidikan kesusilaan/akhlak tidak dapat terlepas dari pendidikan sosial kemasyarakatan, kesusilaan/moral timbul didalam masyarakat. Kesusilaan/moral selalu tumbuh dan berkembang sesuai dengan kemajuan dan perkembangan masyarakat. Sejak dahulu manusia tidak dapat hidup sendiri–sendiri dan terpisah satu sama lain, tetapi berkelompok-kelompok, bantu-membantu, saling membutuhkan dan saling mepengaruhi, ini merupakan apa yang disebut masyarakat. Kehidupan dan perkembangan masyarakat dapat lancar dan tertib jika tiap-tiap individu sebagai anggota masyarakat bertindak menuruti aturan-aturan yang sesuai dengan norma- norma kesusilaan yang berlaku.

d) Akhlak Bernegara
Mereka yang sebangsa denganmu adalah warga masyarakat yang berbahasa yang sama denganmu, tidak segan berkorban untuk kemuliaan tanah airmu, engkau hidup bersama mereka dengan nasib dab penanggungan yang sama. Dan ketahuilah bahwa engkau adalah salah seorang dari mereka dan engkau timbul tenggelam bersama mereka.

e) Akhlak Beragama
Akhlak ini merupakan akhlak atau kewajiban manusia terhadap tuhannya, karena itulah ruang lingkup akhlak sangat luas mencakup seluruh aspek kehidupan, baik secara vertikal dengan Tuhan, maupun secara horizontal dengan sesama makhluk Tuhan.

Berangkat dari sistematika diatas dengan sedikit modifikasi penulis membagi pembahasan ruang lingkup akhlak antar lain:
1. Akhlak terhadap Allah SWT
2. Akhlak terhadap Rasullah Swt
3. Akhlak Pribadi
4. Akhlak dalam keluarga
5. Akhlak bermasyarakat
6. Akhl;ak bernagara

Dalam konsep akhlak segala sesuatu dinilai baik atau buruk, terpuji atau tercela, semata-mata karena syara (Qu’an dan Sunah) yang menilainya demikian. Namun akhlak dalam ajaran agama tidak dapat disamakan dengan etika, jikqa etika dibatasi pada sopan santun antar sesame manusia, serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah.



Pembinaan Akhlak

Pembinaan adalah suatu usaha untuk membina. Membina adalah memelihara dan mendidik, dapat diartikan sebagai bimbingan secara sadar oleh pendidik terhadap perkembangan jasmani dan rohani peserta didik menuju terbentuknya kepribadian yang utama.

Anak didik adalah anak yang masih dalam proses perkembangan menuju kearah kedewasaan. Hal ini berarti bahwa anak harus berkembang menjadi manusia yang dapat hidup dan menyesuaikan dari dalam masyarakat, yang penuh dengan aturan-aturan dan norma-norma kesusilaan. Oleh karena itu perlulah anak di didik, dipimpin kearah yang dapat dan sanggup hidup menuruti aturan-aturan dan norma-norma kesusilaan. Jadi maksud dari tujuan pendidikan akhlak atau kesusilaan adalah memimpin anak setia serta mengerjakan segala sesuatu yang baik dan meninggalkan yang buruk atas kemauan sendiri dalam segala hal dan setiap waktu.

Pada masa sekarang ini demoralisasi telah merajalela dalam kehidupan masyarakat, maka dari itu diperlukan usaha-usaha pendidikan dalam mengupayakan pembinaan akhlak terutama pada masa remaja, karena pada masa pubertas dan usia baligh anak mengalami kekosongan jiwa yang merupakan gejala kegoncangan pikiran, keragu-raguan, keyakinan agama, atau kehilangan agama. Menurut Al-Gazaly adalah menunjukkan suatu hikmah bahwa anak puber tersebut memerlukan bekal untuk mengisi kekosongan jiwanya melalui sublimasi dan “way out” dari problema yang dihindarinya.

Metode Pendidikan Akhlak
Yang dimaksud dengan metode disini ialah semua cara yang digunakan dalam upaya mendidik. Adapun metode Islam dalam upaya perbaikan terhadap akhlak adalah mengacu pada dua hal pokok, yakni pengajaran dan pembiasaan. Yang dimaksud dengan pengajaran adalah sebagai dimensi teoritis dalam upaya perbaikan dan pendidikan. Sedangkan yang dimaksud dengan pembiasaan untuk dimensi praktis dalam upaya pembentukan (pembinaan) dan persiapan.

Tujuan Pembinaan Akhlak
Akhlak dalam ajaran agama tidak dapat disamakan dengan etika, jika etika diatasi pada sopan santun antar sesama manusia, serta hanya berkaitan dengan tingkah laku lahiriah.
Akhlak lebih luas maknanya daripada yang telah dikemukakan terlebih dahulu serta mencakup pula beberapa hal yang tidak merupakan sifat lahiriah. Misalnya yang berkaitan dengan sikap batin maupun pikiran. Akhlak diniah (agama) mencakup berbagai aspek, dimulai dari akhlak terhadap Allah, hingga kepada sesama makhluk (manusia, binatang, tumbuh-tumbuhan, dan benda-benda tak bernyawa).
a) Akhlak Terhadap Allah
Titik tolak akhlak terhadap Allah atau pengukuran dan kesadaran bahwa tiada Tuhan melainkan Allah. Dia memiliki sifat-sifat terpuji, demikian Agung sifat terpuji itu, yang jangankan manusia, malaikat pun tidak akan mampu menjunjungkan hakikatnya.

b) Akhlak Terhadap Sesama Manusia
Banyak sekali rincian yang dikemukakan Al-Qur’an berkaitan dengan perlakuan terhadap sesama manusia. Petunjuk mengenai hal ini bukan hanya dalam bentuk larangan melakukan hal-hal negatif seperti membunuh, menyakiti badan, atau mengambil harta hati dengan jalan menceritakan aib seseorang dibelakangnya, tidak peduli aib itu benar atau salah, walaupun sambil memberikan materi kepada yang disakiti hatinya itu.
قول معروف ومغفرة خير من صدقة يتبعهاازى والله غني حليم ( البقره 2/: 263)
Artinya : “Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang disertai dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima)”.
(Q.S. Al-Baqarah/2 : 263).

Disisi lain Al-Qur’an menekankan bahwa setiap orang hendaknya didudukan secara wajar. Nabi Muhammad SAW, misalnya dinyatakan sebagai manusia yang sempurna, namun dinyatakan pula sebagai Rosul yang memperoleh penghormatan melebihi manusia lain. Karena itu Al-Qur’an berpesan kepada orang-orang mukmin.
Jika seseorang memiliki niat buruk pada orang lain, tentu yang dilakukan dan dibicarakan akan menuju keburukan orang tersebut. Misalnya, jika hati seseorang sudah diliputi amarah dan dendam, meski tidak pernah diungkapkan, seseorang itu akan terus menyindir melalui omongan atau berlaku tidak semestinya, asal tujuannya membalas dendam dan menyakiti orang lain bisa tersampaikan. Begitupun sebaliknya.
Dari mana lagi kita mengingat sumber akhlak jika bukan melalui hati seseorang sendiri. Hati seseorang yang tidak memiliki penyakit hati, seperti iri, dengki, sombong, dendam, membuat pengetahuan akhlak dan perilaku layak kepada seseorang akan terlaksana dengan baik. Artinya, yang terpancar dari dalam hati itu akan berupa akhlakul karimah atau akhlak yang baik.
Ketulusan bersikap serta keikhlasan memberi sikap hormat dan baik kepada orang lain jarang ditemui zaman sekarang ini. Yang jelas terjadi di kehidupan sekitar kita adalah adanya pamrih seseorang dalam bersikap. Misalnya, jika kita mengingat kehidupan di kantor. Bagaimana seorang teman kita mati-matian mendukung atasan.
Apa yang dikatakan atasan merupakan sabda. Sementara ketika teman kita itu bergaul dengan teman sebaya, serasa kurang agresif dalam memberi sikap baik. Hasil perbincangan pun, biasanya, akan dibawa menghadap kepada atasan. Tentu sikap seperti itu banyak terjadi zaman sekarang.
Demi jabatan dan demi menjadi kepercayaan atasan, sikap seseorang bahkan tidak terkendali. Dalam kacamata teman ataupun atasan, tentu akan menempati sudut pandang yang buruk. Tidak pernah disukai.
Cara pandang seseorang mengenai makluk sekitar tentu akan membawa peran yang besar pada kelayakan tingkah dan akhlak. Bagaimana tidak, cara pandang ini akan menentukan bagaimana seseorang menghargai dan menghormati.
Yang kaya akan diperlakukan baik, sebaliknya yang miskin akan diperlakukan semena-mena. Bahkan, hanya orang yang baik pada kita yang diperlakukan baik, tidak bagi yang berlaku biasa atau bahkan buruk kepada kita.
Cara pandang seperti itu salah dalam pandangan Islam karena Rasulullah sendiri tidak mengajarkan untuk membenci seseorang walaupun itu orang kafir. Rasulullah, bahkan, memberi perlakuan baik kepada orang yang telah dengan sengaja berniat menyakiti.
Secara tidak langsung, jika ada sebuah pertanyaan tentang mengingat sumber akhlak, jawaban paling sederhana yaitu bersumber dari hati. Meskipun demikian, tidak bisa dipungkiri pendidikan dari keluarga, pendidikan formal yang pernah diterima, dan lingkungan tempat tumbuh pun berpengaruh.
Dengan demikian, sudah pasti bisa diketahui tentang cara pandang seseorang terhadap orang lain. Tentu, tingkah laku seseorang akan dengan mudah ditebak. Yang disebut dengan akhlak seseorang akan tergambar jelas.
Yang tergambar belum tentu berasal dari dalam hati. Yang ada dalam hati belum tentu juga akan tergambar dalam tingkah laku dan perkataan. Perkataan dan perilaku pun tidak selamanya selalu menggambarkan isi dalam hati.
Bila dalam sudut pandang, kita menorehkan sedikit pemahaman bahwa setiap individu memiliki keunikan tersendiri. Setiap individu tak pernah sama. Setiap individu memiliki kekurangan maupun kelebihan. Sama seperti diri kita sendiri. Itu sebabnya sangat penting untuk mengetahui dan memahami diri dan selalu mengoreksi diri sendiri.
Tentu saja, jika dalam sudut pandang kita ada hal semacam itu, kita akan dengan mudah memahami orang lain sekaligus mudah dalam mengambil sikap dan berperilaku.
Adanya kepastian dalam diri kita untuk tidak terjangkit penyakit hati, sementara tanpa peduli sikap yang lain kepada kita. Yang jelas, jika sumber akhlak dalam diri kita baik, tentu akhlak yang keluar juga baik.
Bila sumber mata air jernih dan yang dilewati juga batuan tidak berlumpur, tentunya air yang mengalir di atasnya akan jernih pula. Batuan-batuan di sana akan tampak dengan indah. Sama juga jika sumber akhlak kita baik, ketulusan hati, cara pandang dalam segala hal, maupun pendidikan tentang akhlakul karimah, tentunya keindahan-keindahan akan terlihat.
Namun, tantangan tak akan pernah berhenti. Mempertahankan memiliki sumber akhlak yang baik itu lebih sulit. Dan yang paling sulit lagi adalah memiliki akhlakul karimah sampai akhir hayat kita karena godaan dari lingkungan sekitar akan selalu datang menghampiri.




Pembagian Akhlak
Secara umum akhlak atau perilaku/perbuatan manusia terbagi menjadi dua; pertama; akhlak yang baik/mulia dan kedua; aklak yang buruk/tercela.
Macam-macam akhlak
1. Akhlak terhadap diri sendiri
2. Aklak terhadap keluarga (Orang tua, akhlak terhadap adik/kakak)
3. Akhlak terhadap teman/sahabat, teman sebaya
4. Akhlak terhadap guru
5. Akhlak terhadap orang yang lebih muda dan lebih tua
6. Akhlak terhadap lingkungan hidup/linkungan sekitar.
Dan inti dari berkakhlak tersebut diatas intinya adalah berakhlak baik kepada Allah SWT. Karena Allah SWT telah menjadikan diri dan lingkungan sekitar dengan lengkap dan sempurna.
Tugas Manusia/Tindakan Manusia
Allah SWT menciptakan manusia dengan tujuan utama penciptaannya adalah untuk beribadah. Ibadah dalam pengertian secara umum yaitu melaksanakan segala perintah dan menjauhi segala larangannya dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Manusia diperintahkan-Nya untuk menjaga, memelihara dan mengembangkan semua yang ada untuk kesejahteraan dan kebahagiaan hidup. Dan Allah SWT sangat membeci manusia yang melakukan tindakan merusak yang ada. Maka karena Allah SWT membenci tindakan yang merusak maka orang yang cerdas akan meninggalkan perbuatan itu, dia sadar bahwa jika melakukan per buatan terlarang akan berakibat pada kesengsaraan hidup di dunia dan terlebih-lebih lagi di akhirat kelak, sebagai tempat hidup yang sebenarnya. Maka intinya manusia harus berakhlak yang mulia.
Sementara itu, Hujjatul Islam Imam al Ghazali, mendefinisikan akhlak yang baik sebagai berikut:
وإنما الأخلاق الجميلة يراد بها العلم والعقل والعفة والشجاعة والتقوى والكرم وسائر خلال الخير، وشيء من هذه الصفات لا يدرك بالحواس الخمس بل يدرك بنور البصيرة الباطنة
“Sesungguhnya, yang dimaksudkan dengan akhlak yang indah adalah ilmu, akal, ‘iffah (rasa malu berbuat dosa), keberanian, taqwa, kemuliaan, dan semua perkara yang baik, dan semua sifat-sifat ini tidak hanya ditampilkan oleh panca indera yang lima, tetapi juga oleh cahaya mata hati dan batin.” (Ihya ‘Ulumuddin, Juz. 3, Hal. 393. Al Maktabah Asy Syamilah)
Sedangkan Ibnu Maskawaih berkata tentang akhlak:
الخلق حال للنفس داعية لها إلى أفعالها من غير فكر ولا روية ولا روية
“Akhlak adalah kondisi bagi jiwa yang mengajak segala perbuatan kepadanya dengan tanpa dipikirkan, dan tanpa ditimbang-timbang.” (Ibnu Maskawaih, Tahdzibul Akhlaq, hal. 10. Al Maktabah Asy Syamilah)
Demikian makna akhlak yang diterangkan para ulama dan ahli bahasa. Semua pembicaraan tentang akhlak bermuara pada kondisi jiwa manusia yang ditampakkan oleh perbuatan mereka, yang didasarkan oleh pemahaman agama, Al Quran, dan ketaqwaan.
Kata Akhlak dalam Al Quran
Allah Ta’ala berfirman:
وَإِنَّكَ لَعَلى خُلُقٍ عَظِيمٍ
“Dan seseungguhnya engkau (Muhammad), benar-benar berbudi pekerti agung.” (QS. Al Qolam (68): 4)
Berkata Imam Abu Ja’far bin Jarir Ath Thabari Rahimahullah:
وإنك يا محمد لعلى أدب عظيم، وذلك أدب القرآن الذي أدّبه الله به، وهو الإسلام وشرائعه.

“Sesungguhnya engkau, wahai Muhammad, benar-benar di atas adab (etika) yang mulia, itulah adab Al Quran yang dengannya Allah telah mendidiknya, yakni (adab) Islam dan syariat-syariatnya.” (Jami’ul Bayan fi Ta’wilil Qur’an, Juz. 23, Hal. 528. Al Maktabah Asy Syamilah)
Ucapan Imam Ibnu Jarir ini merupakan rangkuman dari berbagai tafsir tentang makna ‘Khuluqun ‘Azhim’, yang dimaknai oleh Ibnu Abbas, Mujahid, Adh Dhahak, dan Ibnu Zaid, di mana mereka mengartikannya dengan makna ‘agama mulia’, yakni Islam. Sedangkan ‘Athiyah memaknainya dengan ‘Adabul Qur’an, (etika al Quran)’ (Ibid, Juz. 23, Hal.529-530. Al Maktabah Asy Syamilah)
Sementara itu, Aisyah Radhiallahu ‘Anha memaknai ayat ‘sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti agung’ adalah Al Quran. Sebagaimana riwayat berikut:
عن سعد بن هشام بن عامر ، في قول الله عز وجل ( وإنك لعلى خلق عظيم ) قال : سألت عائشة رضي الله عنها : يا أم المؤمنين ، أنبئيني عن خلق رسول الله صلى الله عليه وسلم ، فقالت : « أتقرأ القرآن ؟ » فقلت : نعم ، فقالت : « إن خلق رسول الله صلى الله عليه وسلم القرآن »
Dari Sa’ad bin Hisyam bin ‘Amir, tentang firmanNya ‘Sesungguhnya engkau benar-benar berbudi pekerti agung’, dia berkata: ‘Aku bertanya kepada ‘Aisyah Radhiallahu ‘Anha: “Wahai Ummul Mu’minin, kabarkan kepada saya tentang akhlaq Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam.” Beliau menjawab: “Apakah engkau membaca Al Quran?” Aku menjawab: “Tentu.” Dia berkata: “Sesungguhnya Akhlaq Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam adalah Al Quran.” (HR. Al Hakim, katanya shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim, Al Mustadrak ‘Alash Shahihain, Juz. 9, Hal. 39, No hadits. 3801. Al Maktabah Asy Syamilah)
Kata Akhlaq dalam As Sunnah
Selanjutnya adalah beberapa hadits yang memuat kata ‘akhlaq’ dan pengertiannya menurut para pensyarah.
Hadits Pertama
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ
سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ أَكْثَرِ مَا يُدْخِلُ النَّاسَ الْجَنَّةَ فَقَالَ تَقْوَى اللَّهِ وَحُسْنُ الْخُلُقِ
Dari Abu Hurairah Radhiallahu ‘Anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam ditanya tentang hal apa yang menyebabkan paling banyak manusia masuk ke surga, maka beliau menjawab: “Taqwa kepada Allah, dan akhlaq yang baik.” (HR. At Tirmidzi, Kitab Al Birr wasAsh Shilah ‘an Rasulillah bab Maa Ja’a fi Husnil Khuluq, Juz. 7, Hal. 286 No hadits. 1927. Katanya: shahih gharib. Syaikh Al Albany mengatakan hasan. Shahih wa Dhaif Sunan At Tirmidzi, Hal. 5, Juz. 4, no. 2004. Al Maktabah Asy Syamilah)
Berkata Syaikh Abdurrahman Al Mubarkafuri tentang makna husnul khuluq:
أَيْ مَعَ الْخَلْقِ ، وَأَدْنَاهُ تَرْكُ أَذَاهُمْ وَأَعْلَاهُ الْإِحْسَانُ إِلَى مَنْ أَسَاءَ إِلَيْهِ مِنْهُمْ

“Yaitu akhlak terhadap makhluk, dia mendekatkan diri dan menjauhkan dari sikap menyakiti mereka, dan lebih tinggi kebaikannya kepada siapa-siapa yang telah berbuat buruk kepadanya dari mereka.” (Syaikh Abdurrahman Al Mubarkafuri, Tuhfah Al Ahwadzi, Juz. 5, Hal. 252. Al Maktabah Asy Syamilah)
Dalam kitab yang sama:
قَالَ الطِّيبِيُّ قَوْلُهُ : تَقْوَى اللَّهِ إِشَارَةٌ إِلَى حُسْنِ الْمُعَامَلَةِ مَعَ الْخَالِقِ بِأَنْ يَأْتِيَ جَمِيعَ مَا أَمَرَهُ بِهِ وَيَنْتَهِيَ عَنْ مَا نَهَى عَنْهُ وَحُسْنُ الْخَلْقِ إِشَارَةٌ إِلَى حُسْنِ الْمُعَامَلَةِ مَعَ الْخَلْقِ وَهَاتَانِ الْخَصْلَتَانِ مُوجِبَتَانِ لِدُخُولِ الْجَنَّةِ وَنَقِيضُهُمَا لِدُخُولِ النَّارِ فَأَوْقَعَ الْفَمَ وَالْفَرْجَ مُقَابِلًا لَهُمَا .
Ath Thayyibi berkata: “Sabda beliau,’ Taqwa kepada Allah’ merupakan isyarat terhadap baiknya pergaulan dengan Sang Pencipta, yakni dengan cara menjalankan semua yang diperintahkanNya dan menjauhi dari dari apa-apa yang dilarangNya. “Akhlak yang baik’ merupakan isyarat terhadap baiknya pergaulan dengan sesama makhluk. Dua perangai ini akan mengantarkan kepada surga, sedangkan yang bertentangan dengan keduanya akan masuk ke neraka. Apa yang biasa dilakukan Mulut dan kemaluan, merupakan lawan dari kedua perangai itu. (Ibid)
Sementara Imam At tirmidzi meriwayatkan dari Imam Abdullah bin Mubarak tentang makna Husnul Khuluq (akhlaq yang baik):
عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْمُبَارَكِ أَنَّهُ وَصَفَ حُسْنَ الْخُلُقِ فَقَالَ هُوَ بَسْطُ الْوَجْهِ وَبَذْلُ الْمَعْرُوفِ وَكَفُّ الْأَذَى

Dari Abdullah bin Mubarak, bahwa dia menyifati akhlak yang baik adalah wajah yang ceria, suka memberikan hal-hal yang baik, dan menahan tangannya dari menyakiti manusia. (Sunan At Tirmidzi, juz. 7, Hal. 287, no. 1928. Al Maktabah Asy syamilah)
Hadits Kedua
عَنْ أَبِي الدَّرْدَاءِ قَالَ
سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَا مِنْ شَيْءٍ يُوضَعُ فِي الْمِيزَانِ أَثْقَلُ مِنْ حُسْنِ الْخُلُق

Dari Abu Darda, dia berkata: Aku mendengar Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Tidak ada sesuatu pun yang diletakkan di atas timbangan lebih berat dibandingkan akhlak yang baik.” (HR. At Tirmidzi, Kitab Al Bir wash Shilah ‘an Rasulillah Maa Ja’a fi Husnil Khuluq, Juz. 7, Hal. 285, no hadits. 1926. Abu Daud, Kitab Al Adab Bab Fi Husnil Khuluq, Juz.12, Hal. 421, No hadits. 4166. Juga diriwayatkan oleh Al Bazzar dengan sanad jayyid,lihat Tuhfah al Ahwadzi, Juz. 5 Hal. 251, Al Mundziri berkata: juga diriwayatkan At Tirmidzi katanya: hasan shahih. Lihat ‘Aunul Ma’bud, Juz. 10, Hal. 321. Al Maktabah Asy Syamilah)
Imam Abu Thayyib Rahimahullah berkata tentang maksud hadits di atas:
أَيْ مِنْ ثَوَابه وَصَحِيفَته أَوْ مِنْ عَيْنه الْمُجَسَّد

“Yaitu pahala akhlak yang baik, catatannya dan nilai akhlak baik itu sendiri.” (Imam Abu Thayyid Muhammad Syamsuddin Abadi, ‘Aunul Ma’bud, Juz. 10 Hal. 321, No. 4166. Al Maktabah Asy Syamilah)
Hadits Ketiga
عَنْ النَّوَّاسِ بْنِ سِمْعَانَ الْأَنْصَارِيِّ قَالَ
سَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْبِرِّ وَالْإِثْمِ فَقَالَ الْبِرُّ حُسْنُ الْخُلُقِ وَالْإِثْمُ مَا حَاكَ فِي صَدْرِكَ وَكَرِهْتَ أَنْ يَطَّلِعَ عَلَيْهِ النَّاسُ

Dari An Nawas bin Sam’an al Anshari, dia berkata: Aku bertanya kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam tentang Al Birr (kebaikan) dan Dosa, beliau bersabda: Al Birr adalah akhlak yang baik dan dosa adalah apa-apa yang membuat dadamu tidak nyaman, dan engkau membencinya jika manusia melihatnya.” (HR. Muslim, Kitab Al Birr wash Shilah wal Adab Bab Tafsir Al Birr wal Itsm, Juz. 12, Hal. 403, no hadits. 4632. Al Maktabah Asy Syamilah)
Imam An Nawawi Rahimahullah mengomentari hadits ini:
قَالَ الْعُلَمَاء : الْبِرّ يَكُون بِمَعْنَى الصِّلَة ، وَبِمَعْنَى اللُّطْف وَالْمَبَرَّة وَحُسْن الصُّحْبَة وَالْعِشْرَة ، وَبِمَعْنَى الطَّاعَة ، وَهَذِهِ الْأُمُور هِيَ مَجَامِع الْخُلُق
“Berkata para ulama: Al Birr dimaknai dengan Ash Shilah (hubungan), dan bermakna kelembutan, kebaikan, persahabatan yang baik, dan pergaulan yang baik, dan juga bermakna ketaatan. Semuanya ini terhimpun pada kata Akhlak.” (Syarh An Nawawi ‘Ala Shahih Muslim, Juz. 8, Hal. 343, no hadits. 4632. Al Maktabah Asy Syamilah)

Macam-Macam Akhlak
1. Akhlak kepada Allah Ta’ala
- MenjadikanNya satu-satunya ma’bud (sembahan) yang haq dan murni. (QS. 1: 5)(QS. 98:5)
- Taat kepadaNya secara mutlak. (QS. 4:65)
- Tidak menyekutukanNya dengan apa pun. (QS. 4: 116)
- MenjadikanNya sebagai tempat minta pertolongan. (QS. 1:5)
- Memberikan hak rububiyah, uluhiyah, asmaul husna dan sifatul ’ulya, hanya kepadaNya. (QS. 1;2), (QS. 114: 3)
- Tidak menyerupakanNya dengan apa pun (QS. 42: 11)
- Menetapkan apa-apa yang ditetapkanNya, mengingkari apa-apa yang diingkariNya, mengharamkan apa-apa yang diharamkanNya, dan menghalalkan apa-apa yang dihalalkanNya. (QS. 5: 48-49)
- MenjadikanNya sebagai satu-satunya pembuat syariat. (QS. 6: 57)
- Berserah diri kepadaNya (QS. 20:72)

2. Akhlak kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam
- Mengakui dan mengimani bahwa Beliau adalah hamba Allah dan RasulNya. (QS. 18:110)
- Meyakini bahwa Beliau adalah Rasul dan NabiNya yang terakhir, dan risalahnya pun juga risalah terakhir. (QS. 30:40)
- Taat kepadanya secara mutlak. (QS. 4:65)
- Menjadikannya sebagai teladan yang baik dalam kehidupan, beragama, keluarga, sosial, dan lain-lain. (QS. 30:21)
- Meyakini bahwa syafa’at darinya hanya terjadi dengan idzin Allah ta’ala. (QS. 10:3), (QS. 20:109)
- Bershalawat padanya. (QS. 30:56)
- Menerima keputusannya secara lapang. (QS. 4: 59)
- Mencintai keluarganya (ahli baitnya). (HR. At tirmidzi, Juz.12, Hal. 260, No. 3722. Al Maktabah asy Syamilah)
- Mencintai para sahabatnya dan mengakui bahwa mereka adalah umat terbaik dan semuanya adil. (QS. 3: 110)
- Mencintai yang dicintainya dan membenci yang dibencinya.

3. Akhlak kepada manusia
- Berbakti kepada kedua orang tua (QS. 6:151) (QS.46:17)
- Menyambung silaturrahim (QS. 4:1) (QS. 2:27)
- Tolong menolong dalam kebaikan, bukan dalam kejahatan. (QS. 5:2)
- Tawadhu’ (QS.7:199)
- Tidak mencela. (HR. Bukhari)
- Lemah lembut dan berkasih sayang kepada sesama muslim dan tegas terhadap orang kafir. (QS. 5:54) (QS. 48: 29)
- Sabar, menepati janji, dan jujur. (QS. 2:177)
- Pemaaf (QS. 2:109)
- Adil (QS. 3: 18)
- Dermawan (QS. 2: 245)
- Memuliakan tamu (QS. 11:69)
- Dan lain-lain.
Mengenal Macam-Macam Akhlak Tercela

Dalam Al-Quran, kata akhlaq tidak ditemukan, tetapi yang ditemukan hanya bentuk tunggal, yaitu kata khuluq, yang terdapat pada Surah Al-Qalam ayat keempat.
Kata akhlak banyak ditemukan pada hadits Nabi. Kata akhlaq diserap menjadi akhlak dengan menyesuaikan fonem /q/ dengan fonem /k/ dalam bahasa Indonesia. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, akhlak diartikan sebagai "budi pekerti" atau "kelakuan".
Berbicara tentang akhlak atau kelakuan, manusia memiliki bermacam kelakuan. Nilai kelakuan atau akhlak disandarkan pada dua nilai, yaitu baik dan buruk. Bersandar pada nilai baik dan buruk tersebut, seseorang dapat dikategorikan memiliki akhlak terpuji dan akhlak buruk (tercela).
Manusia bukan Malaikat dan Setan
Sebagai manusia, fitrah kita cenderung mengarah kepada hal-hal yang baik dan terpuji. Namun, karena manusia diberi akal, nafsu, dan syahwat, bisa jadi kedua tipe akhlak tersebut ada pada diri kita. Sampai ada istilah manusia itu ada di antara setan dan malaikat karena memiliki potensi berbuat baik dan berbuat buruk.
Sepanjang menjalani hidup, manusia pasti tidak akan luput dari perbuatan salah. Namun, jika perbuatan itu melanggar aturan Allah dan Rasul-Nya, dapat dikategorikan sebagai orang yang berakhlak tercela atau buruk.
Akhlak tercela pada seseorang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Di antaranya, faktor tabiat atau watak asli, faktor lemahnya keimanan, dan faktor lingkungan. Orang yang sudah memiliki tabiat jelek atau tercela amat sukar melakukan perubahan, kecuali orang tersebut mau mengubahnya. Faktor lemahnya keimanan dapat menjerumuskan manusia kepada kemungkaran. Faktor lingkungan sangat berpengaruh pada akhlak seseorang. Jika seseorang hidup dan bergaul dalam lingkungan penuh ketercelaan, dia akan terbawa mengikuti gaya hidup lingkungannya.
Akhlak Tercela
Apa saja yang termasuk akhlak tercela itu? Berikut macam-macam akhlak tercela.
1. Ujub
Ujub artinya terlalu membanggakan diri. Orang yang memiliki akhlak ini merasa dirinya yang paling serbabisa. Segala sesuatu yang diusahakan dia yakini adalah atas jerih payah dirinya. Peran orang lain, apalagi Allah Swt., dia kesampingkan. Padahal, kesuksesan yang diperoleh ada campur tangan Allah Swt.
2. Takabur
Takabur disamakan dengan sombong. Orang yang memiliki akhlak ini selalu memandang rendah orang lain. Seolah dia paling hebat, paling kaya, paling disegani, dan paling pandai. Kesombongan dapat menyebabkan seseorang besar kepala, bahkan menganggap dirinya lebih mulia. Kesombongan tidak pantas dimiliki manusia, yang berhak sombong adalah Allah Swt.
3. Dusta/Bohong
Sifat atau akhlak tercela lainnya adalah berbohong. Orang sering menganggap kebohongan kecil merupakan hal yang biasa. Padahal, dari kebohongan kecil dapat menjadi kebohongan besar. Nabi menjelaskan bahwa orang yang berbohong termasuk golongan munafik.
4. Dengki/Iri Hati
Orang yang memiliki sifat ini hidupnya tidak akan menemukan ketenangan. Soalnya, orang yang berperilaku dengki tidak akan senang melihat orang lain mendapatkan nikmat. Bahkan, orang yang dengki akan merasa bahagia jika orang lain mendapat musibah atau bencana. Sifat dengki merupakan cikal bakal perilaku tercela lainnya, seperti menggunjing dampai memfitnah.
5. Putus Asa
Orang yang memiliki sifat putus asa termasuk orang yang mudah menyerah dan tidak sabar. Sifat putus asa termasuk dosa. Jika seseorang mengalami kegagalan lalu dia berputus asa, bisa menjerumuskan dirinya kepada hal-hal yang dilarang, seperti mabuk minuman keras, narkoba, bahkan mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.
Semoga kita tidak termasuk orang yang memiliki akhlak tercela. Jika ada dalam diri kita sifat tercela tersebut, segera bertobat dan perbaiki diri.

“ MAULID NABI DAN PENINGKATAN SOLIDARITAS UMAT MENUJU RAHMAT LIL’ALAMIN “

Dari enam rukun iman yang diyakini umat Islam, ada dua yang tidak gaib, yaitu sosok Nabi Muhammad sebagai sosok historis dan kitab suci Alquran yang bisa kita baca dan kaji kandungannya, merupakan pintu gerbang ajaran Ilahi yang mengajarkan umat ini untuk hidup dan berkehidupan yang ”rahmatan lil alamin”.
Bila kita mengacu pada fakta historis keadaan umat islam (masyarakat muslim) pada zaman Rasullullah maka kita akan menemukan suatu kondisi masyarakat yang berperadaban tinggi, saling menghormati, tolong menolong, saling menyayangi, toleran, dan jalinan solidaritas sosial diantara mereka yang begitu indahnya. Hal ini terjadi karena adanya komitmen mereka pada sunnah-sunnah rasul dan kemampuan mereka untuk memposisikan rasul sebagai teladan dan panutan yang terbaik serta aplikasi mereka terhadap esensi ajaran islam yang syamil / komprehensif.
Jika kita bandingkan kondisi kehidupan bermasyarakat pada zaman rasulullah dengan kondisi sosial dewasa ini di negeri kita, Indonesia, sebuah negeri yang berketuhanan dan dihuni oleh mayoritas ummat Nabi Muhammad saw, maka kita akan melihat suatu perbedaan yang signifikan, di mana masyarakat kita saat ini sedang menghadapi sebuah krisis moral di setiap lapisan sosial dalam masyarakat, mulai dari tindakan kekerasan, penindasan terhadap yang lemah sampai kepada maraknya mafia hukum dan peradilan, ditambah dengan terkotak-kotaknya umat muslim karena kefanatikan dengan suatu golongan, belum lagi dengan krisis global, yang telah menghancurkan sendi-sendi perekonomian dunia dan berdampak pada terpuruknya laju perekonomian, kemudian bencana alam melanda negeri ini hingga menyengsarakan sebagian rakyat Indonesia. Umat islam sebagai penghuni mayoritas di negeri tercinta ini jelas yang paling terkena imbas krisis tersebut, dapat terlihat oleh kita kemiskinan merajalela sehingga banyak saudara kita menjerit dengan beban ekonomi yang semakin menghimpit.
Realitas Faktual diatas tersebut sudah seharusnya menggugah kita untuk mewujudkan kepedulian sosial dan mempertebal rasa solidaritas diantara kita selaku umat yang inti ajarannya adalah cinta kasih dan persaudaraan, demi untuk meningkatkan jalinan ukhuwwah yang telah sejak dahulu disinyalir oleh Nabi Muhammad SAW, sebagaimana sabdanya : “Muslim dengan muslim lain adalah saudara, layaknya tubuh manusia, sehingga dimana salah satu organ tubuh merasakan sakit maka organ-organ tubuh yang lainnya-pun sama merasakannya”.

CIRI-CIRI WANITA SOLEHAH
Tidak banyak syarat yang dikenakan oleh Islam untuk seseorang wanita untuk menerima gelar solehah, dan seterusnya menerima pahala syurga yang penuh kenikmatan dari Allah s.w.t.

Mereka hanya perlu memenuhi 2 syarat saja yaitu:
1. Taat kepada Allah dan RasulNya
2. Taat kepada suami

Perincian dari dua syarat di atas adalah sebagai berikut:

1. Taat kepada Allah dan RasulNya

Bagaimana yang dikatakan taat kepada Allah s.w.t. ?
- Mencintai Allah s.w.t. dan Rasulullah s.a.w. melebihi dari segala-galanya.
- Wajib menutup aurat
- Tidak berhias dan berperangai seperti wanita jahiliah
- Tidak bermusafir atau bersama dengan lelaki dewasa kecuali ada bersamanya
- Sering membantu lelaki dalam perkara kebenaran, kebajikan dan taqwa
- Berbuat baik kepada ibu & bapa
- Sentiasa bersedekah baik dalam keadaan susah ataupun senang
- Tidak berkhalwat dengan lelaki dewasa
- Bersikap baik terhadap tetangga

2. Taat kepada suami
- Memelihara kewajipan terhadap suami
- Sentiasa menyenangkan suami
- Menjaga kehormatan diri dan harta suaminya selama suami tiada di rumah.
- Tidak cemberut di hadapan suami.
- Tidak menolak ajakan suami untuk tidur
- Tidak keluar tanpa izin suami.
- Tidak meninggikan suara melebihi suara suami

coding tentang faktorial, kombinasi dan permutasi

#include
#include
 Untuk jenis coding yang digunakan
float faktor(int z)
{
 Untuk integer
float f;
f=1;
if(z<=1)  Untuk = 1 dan kembali k 1 return f; else { for(int i=z; i>=1; i--)
f=f*i;
}
 Untuk kembali k awal
return f;
}
main ()
{
 Untuk memulai
int n,m,pilih;
 Untuk variabel menu
menu :
 Untuk menu
clrscr();
 Untuk menghapus layar
cout <<"\n"<>pilih;
switch(pilih)
 Untuk mencetak dan memilih suatu pilihan yang ingin diinput
{
case 1:
 Pilihan 1
clrscr();
cout<<"\n"<<"___FAKTORIAL___ \n"; cout<<" Nilai n= ";cin>>n;
cout<=2; a--){
cout< cout<<"1= "< cout<<"\n";
cout< getch();
goto menu;
 Untuk menu kombinasi
case 4:
 Untuk pilihan 4
clrscr();
cout<<" TERIMA KASIH!!!!";
}
getch();
}}

solusi kemacetan

Solusi kemacetan di Jakarta

Jakarta merupakan kota terbesar di Indonesia, berdasarkan catatan resmi catatan sipil, tahun 2007, jumlah penduduk Jakarta adalah 7.706.392 jiwa, sedangkan berdasarkan perkiraan, pada siang hari, penduduk Jakarta bisa mencapai 12 juta jiwa. Mobilitas penduduk Jakarta yang sangat cepat dan massal ini membutuhkan dukungan infrastuktur transportasi yang modern dan massal pula. pengertian modern dan massal di sini adalah sebuah system transfortasi yang cepat, aman, efisien, dan berkapasitas menampung banyak orang.
Konfigurasi dari persoalan pokok transportasi di Jakarta adalah kapasitas jalan tidak sebanding dengan jumlah kendaraan (pribadi dan umum) yang menggunakannya. jumlah kendaraan yang beroperasi di jalan-jalan Jakarta untuk tahun 2007 dihitung sebanyak 7.773.957 yang terdiri dari; kendaraan sepeda motor 5.136.619 unit, mobil sebanyak 1.816.702 unit, kendaraan bus berjumlah 316.896, dan 503.740 untuk jenis kendaraan lainnya. Dari total tersebut, kendaraan umum hanya berjumlah 2% dari seluruh kendaraan dijakarta. Rasio perbandingan kendaraan pribadi dan kendaraan umum adalah 98% berbading 2%, sebuah perbandingan dari volume penggunaan jalan yang didominasi kendaraan pribadi. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Bambang Susantono, mengacu pada kajian Study on Integrated Transportation Master Plan for Jabodetabek (SITRAMP 2004), menyebutkan kerugian akibat kemacetan lalu-lintas di DKI Jakarta mencapai Rp 8,3 triliun.
Untuk mengatasi kemacetan di Jakarta, sekaligus untuk menyiapkan sebuah sistem transportasi modern dan massal, tidak akan mungkin berhasil, jika jumlah kendaraan pribadi tidak dikurangi. Pemerintah bisa mengurangi kendaraan pribadi (sekaligus mengurangi emisi dan menghemat BBM) dengan jalan; pertama menaikkan pajak impor kendaraan mewah hingga 200%. Selain itu, pemerintah perlu untuk mempertimbangkan pajak progressif kepada orang-orang kaya dijakarta, sebagai solusi pembiayaan untuk pembangunan sistem transportasi. Pihak kepolisian juga harus aktif memburu dan membongkar sindikat penyelundupan mobil mewah dari luar negeri. Kedua Jalan yang lain untuk mengurangi jumlah kendaraan pribadi adalah pembatasan premium/BBM bagi jenis kendaraan pribadi di SPBU-SPBU. Ketiga membatasi penggunaan kendaraan plat merah diluar jam dinas/kantor, serta kewajiban kendaraan pribadi untuk jadi transportasi umum. Penggunaan sistem busway, selamanya tidak akan menjadi efektif, jika pemerintah tidak berani mengurangi porsi kendaraan pribadi di jalan raya. Pemerintah juga harus mengurangi tingkat penggunaan kendaraan bermotor dan pembuatan jalur khusus bagi kendaraan bermotor. Sistem transportasi publik harus ditanggung oleh Negara, sehingga dalam penyediaan pelayanan (service) bisa dengan harga lebih murah dan terjangkau oleh semua lapisan sosial masyarakat. Untuk langkah membangun sistem transportasi modern dan massal dimasa depan, pemerintah harus memfokuskan anggaran Dep. Perhubungan pada pembelian/pembuatan sistem transportasi seperti pembangunan BRT (bus rapid transit), MRT (mass rapid transit), atau subway (kereta bawah tanah).

Sumber: http://id.shvoong.com/social-sciences/1943355-solusi-kemacetan-jakarta/#ixzz1JmnVlvU7

ely supriyani © 2008 Por *Templates para Você*