Jumat, 19 November 2010

kondisi tunggal

Kondisi yang sederhana
Dipergunakan untuk menyeleksi kondisi yang tunggal, yaitu membandingkan satu hubungan antara 2 item.
Bentuk umum :







Contoh :
IF A < B MOVE 1 TO C
ATAU
IF A LESS B MOVE 1 TO C
• Kondisi Tanda
Kondisi tanda adalah kondisi untuk menentukan apakah suatu data atau perumusan (ungkapan arithmatika ) mempunyai nilai sama dengan nol,positif ataukah negatif.
Bentuk dari statement kondisi :




Contoh :
IF A<B IS NOT POSITIF PERFORM TOLAK
• Kondisi Kelas
Adalah kondisi untuk menentukan apakah suatu data (field) termasuk kelas numerik (0 – 9, + , - ) ataukah alphabetik (a-z, blank )
Bentuk umum :


Contoh :
01 BIAYA.
02 BIAYA-VARIABEL PIC 9(5).
02 BIAYA-TETAP PIC 9(5).
IF BIAYA - VARIABEL IS NOT NUMERIC
GO TO BERHENTI.
• Kondisi Bercabang
Bentuk Umum :




Dengan statement kondisi ini, bila (IF) suatu kondisi terpenuhi,maka akan dikerjakan suatu proses yaitu statement-1 atau statement berikutnya (NEXT SENTENCE). Sebaliknya (ELSE) bila kondisi tidak terpenuhi,maka akan dikerjakan proses yang lain yaitu statement-2 atau statement berikutnya ( NEXT SENTENCE ).
Contoh :
IF KODE = 1 GO TO KREDIT ELSE GO TO DEBET.
• Kondisi dari nama-kondisi
Suatu nama kondisi dimulai dengan level number 88 ( harus) pada DATA DIVISION. Sedangkan pada PROCEDURE DIVISION statement kondisi dari nama-kondisi adalah suatu statement kondisi yang menyeleksi isi dari nilai data yang dikandung oleh nama-kondisi tersebut.
• Kondisi Jamak
Kondisi jamak adalah kondisi yang lebih dari sebuah kondisi, yang merupakan gabungan beberapa kondisi tunggal ( sederhana ). Beberapa kondisi bisa digabungkan dengan menggunakan tanda operasi boolean, yaitu : OR, AND dan NOT.
Contoh :
IF A = 2 OR B < 6 GO TO CETAK.

0 komentar:

ely supriyani © 2008 Por *Templates para Você*