Jumat, 19 November 2010

sahabat yang mengkhianati

Sahabat yang mengkhianati .
Saya mau curhat, jujur saya baru kehilangan seorang sahabat, oh bukan, dia saya anggap seorang saudara sendiri. Dia adalah seorang yang saya kenal sejak lama, sejak saya bersekolah dasar. Saya sangat akrab dengan keluarga nya . Banyak hal-hal menarik yang telah menjadi kenangan. Saling membantu, saling mengingatkan, saling memberi informasi, pokoknya banyak buanget.
Namun saya tidak sadar tentang sifat dasarnya, yang tega mengkhianati saya demi sedikit uang . Saya harusnya tahu sejak dulu tentang sifatnya ini, sebagai seorang sahabat kita harus tahu kan sifat-sifat masing-masing?
Tapi memang khilaf saya, saya memberikan modal yg cukup besar kepada teman saya tersebut untuk usaha pulsa . usahanya pun berjalan lancar dan saya pun dapat keuntungan darinya , tetapi setalah berjalan nya waktu usaha dia lebih banyak dan dia melupakan saya begitu saja tanpa ingat modal yang saya berikan , toh dia  berjanji akan menggantikan modal tersebut jika usaha nya lancar , alhasil setelah lancar dia tidak ingat lagi kepada saya dan sekarang pun saya tidak tahu keberadaan nya karma rumah nya pun sudah pindah kata teman saya yang teman dia juga.
Saya tidak akan marah seandainya dia mau jujur kepada saya. . Namun kasus disini, dia memuji-muji saya, “HEBAT!!” begitu katanya di depan saya.
Keuntungan pulsa waktu saya kasih modal tersebut saya mendapatkan uang jajan untuk 1 bulan saya , tetapi sekarang sudah tidak ada karma dia macet untuk memberikan keuntungan nya kepada saya . dan saya pun tidak tahu lagi harus bagaimana kalau tidak hanya mengiklaskan masalah tersebut . L
Sudah saya ceritakan masalah ini kepada orang tua saya , dan mereka pun sedikit kecewa tetapi mau bagaimana lagi orang nya pun sudah tidak ada kabar nya . sudah saya cari tahu keberadaan nya sama tetangga sekitar rumah nya tetapi tidak ada hasil nya . mereka juga tidak tahu dimana sahabat saya itu pindah . di facebook pun saya di blokir sama dia . semua teman saya yang kenal dengan dia pun ikut di blokir .

Dari kasus tersebut saya mengambil hikmah bahwa orang baik belum tentu dapat di percaya . saya terus belajar untuk mempercayai orang yang belum saya kenal ataupun yang sudah saya kenal . saya sangat kecewa dengan ini semua .
Namun saya berdoa agar dia tidak dibutakan harta, dan segera mendapat pencerahan dari dirinya sendiri.
Semoga pengalaman saya ini menjadi suatu pembelajaran dalam kehidupan bermasyarakat nantinya. Bahwa ada orang yang tega menyakiti saudaranya sendiri hanya karena uang. Padahal sahabat tidak bisa dibeli dengan uang.


0 komentar:

ely supriyani © 2008 Por *Templates para Você*